Social Icons

Minggu, 17 Maret 2013

Wrath of the Titans



Menuju film keempat, Wrath of the Titans yang dirilis pada tahun 2012, merupakan sekuel dari film Clash of the Titans (2010). Film ini disutradari oleh Jonathan Liebesman.

Wrath of the Titans mengisahkan tentang Perseus (Sam Worthington) yang merupakan demigod (manusia setengah dewa), anak dari Dewa Zeus (Liam Nesson). Setelah satu dekade kepahlawanannya mengalahkan Kraken, Perseus memilih hidup sebagai seorang nelayan biasa dengan anaknya, Helius (John Bell). Saat Zeus datang menemuinya dan mengabarkan bahwa kehidupan para dewa sedang terancam karena mereka kehilangan kendali atas para Titan dan pemimpinnya, Kronos (ayah dari Zeus, Poseidon dan Hades). Namun, Perseus menolak untuk membantu ayahnya dan memilih untuk bersama Helius.

Zeus bersama anaknya yang lain, Ares (Edgar Ramirez) dan saudara kandung Zeus, Poseidon (Danny Huston) pergi menemui Hades (Ralph Fiennes) untuk memintanya menyatukan kekuatan demi menyelamatkan kehidupan para dewa. Namun, Hades menolak permintaan tersebut karena ia masih marah atas tindakan Zeus yang dahulu telah mengasingkannya. Ternyata Ares pun berkhianat, bergabung dengan Hades dan membantu Kronos untuk bangkit kembali. Ia kemudian mencelakai Poseidon dan menangkap Zeus untuk dipersembahkan kepada Kronos.

Sementara itu, di tempat Perseus terjadi serangan oleh naga berkepala dua. Semua orang tak luput dari serangannya, termasuk Helius. Melihat hal tersebut, Perseus mau tidak mau harus melawan naga tersebut dan menyelamatkan anaknya. Setelah ia berhasil mengalahkan naga itu, ia mengajak Helius untuk ke kuil para dewa, menemui Zeus. Namun, yang ia dapati malah Poseidon yang sedang terluka. Poseidon menceritakan semuanya dan meminta Perseus agar menemui Agenor (Toby Kebbell), anaknya yang juga setengah dewa. Poseidon akhirnya tewas, lebur menjadi gumpalan debu

Perseus pergi ke tempat ratu perang Andromeda (Rosamund Pike) untuk menemui Agenor. Perseus membujuk Agenor untuk menolongnya menemui Hephaestus (Bill Nighy). Mereka bertiga, Perseus, Andromeda dan Agenor berhasil menemui Hephaestus dan memintanya untuk menunjukkan jalan ke tempat di mana Zeus ditawan. Namun, saat perjalanan mereka dihadang oleh Ares dan Hephaestus pun terbunuh demi menyelamatkan mereka bertiga.

Singkat cerita, akhirnya Perseus, Andromeda dan Agenor berhasil menyelamatkan Zeus. Perseus berhasil mengalahkan Kronos dengan Trisula milik Posseidon. Namun, Zeus pada akhirnya tetap tewas karena menyelamtkan Hades.

Film ini tak jauh berbeda dengan film pendahulunya, Clash of the Titans. Banyak yang kecewa mungkin. Cerita tentang mitos-mitos Yunani sebenarnya sangat menarik, namun entah kenapa dalam film ini terasa sangat datar (agak nyeleneh, mungkin hahaaa). Effect-nya cukup keren, beberapa makhluk mitologi Yunani pun ditampilkan dalam film ini, seperti Chimera, Makhai, Cyclops, Minotaur dan Kronos. Namun, aku kecewa dengan tokoh Perseus, entahlah ....

Seperti biasa, beberapa quote yang berhasil disaring:
#1
All my power is spent. Who knows, I may be stronger without it...
-Hades-

#2
Zeus: Hades, I am so sorry for having done this to you. Can you ever forgive me?
Hades: Why do you ask this?
Zeus: Because I forgive you, for this.

#3
We may not be gods. But we do what people say can't be done, we hope when there isn't any... whatever odds we face, we prevail.
-Andromeda-

#4
Death was circling you. That was the last time I'll have the strength to chase it away. We have the power between us to put a little display. Like in the old days.
-Hades-

#5
You sweating like a human brother, next it will be tears.
-Hades-

#6
We are brothers, but we are not equal.
-Ares-

#7
This isn't about revenge. It's about repayment!
-Hades-

Quote dari sini
readmore...

Percy Jackson and the Olympians: The Lightning Thief



Lanjut film ketiga, yaitu Percy Jackson and the Olympians: The Lightning Thief. Film ini dirilis pada Februari 2010. Merupakan film fantasi yang disutradarai oleh Chris Columbus. Diadaptasi dari buku pertama serial novel Percy Jackson and the Olympians karya Rick Riordan.

Dalam film ini diceritakan bahwa Percy Jackson (Logan Lerman) seorang Demigod (keturunan Poseidon) yang mengidap Disleksia dan ADHD. Hidup Percy memang sudah aneh sejak kecil, namun saat remaja keanehan tersebut semakin terlihat sejak ia mengetahui bahwa Ms. Dodds (Maria Olsen) -guru bahasanya- adalah jelmaan Fury. Mr. Brunner (Pierce Brosnan) -guru sejarahnya- adalah Centaurus, dan Grover Underwood (Brandon T. Jackson) -teman baiknya- adalah seorang Satyr.

Percy diincar para monster karena dituduh mencuri Petir milik Zeus (Sean Bean), padahal ia tak tahu apa-apa. Ia harus mengembalikan Petir itu sebelum titik balik matahari. Di sisi lain, ibunya, Sally Jackson (Catherine Keener) -yang seorang manusia- diculik oleh Hades (Steve Coogan) dan diancam akan dibunuh jika Percy tidak membawakan Petir Zeus. Lalu Percy berpetualang mencari Petir itu dengan bantuan dari Grover dan teman barunya dari camp Half-God, Annabeth Chase (Alexandra Daddario). Percy Jackson berjuang hingga akhirnya ia sampai ke Olympians dan bertemu dengan ayahnya, Poseidon (Kevin McKidd).

Film hasil pencampuradukan kehidupan nyata dan mitologi Yunani ini secara keseluruhan keren, apalagi special effect-nya. Film garapan sutradara Chris Columbus memang tak perlu diragukan. Tapi, tetap saja untuk film fantasi, Harry Potter belum terkalahkan.

Berikut beberapa quote yang menurutku menarik:
#1
I definitely have strong feelings for you. I just haven't decided if they're positive or negative yet.
-Annabeth Chase-

#2
First rule of battle strategy. Don't ever let your opponent distract you.
-Annabeth Chase-

#3
We get so lonely here. That's why I created my statues. They're my only company.
-Medusa-

#4
Keep moving! Keep moving! Don't lose interest! One foot in front of the other and the next thing you know, you're running!
-Chiron-

#5
I know I'm not the father you always wanted. But if you even need me, I'll be there for you. In your thoughts, in your dreams.
-Poseidon-

Quote dari sini dan sini 
readmore...

Troy


 
Lanjut film kedua ... Troy (2004) yang diangkat (katanya) dari puisi 'The Iliad' karya Homer, disutradari oleh Wolfgang Petersen. Film ini mengisahkan tentang perang Troya (tapi jalan ceritanya sangat berbeda dg yang dikisahkan Homer).

Konflik dalam film ini dimulai saat Paris (Orlando Bloom) membawa kabur Helen (Diane Kruger), istri Raja Menelous (Brendan Gleeson) ke Troya. Ketika tahu bahwa istrinya dibawa kabur, Raja Menelous meminta bantuan kakaknya, Raja Myceneae Agamemmnon (Brian Cox) untuk merebut kembali Helen. Tentu saja Agamemmnon tak keberatan karena dia sendiri sudah cukup lama ingin mencari alasan untuk berperang dengan Troya yang dilindungi Dewa Apollo tersebut.

Atas saran Nestor (John Shrapnel), Agamemmnon memerintahkan Odysseus (Sean Bean) untuk membujuk Achilles (Brad Pitt) agar ikut dalam peperangan tersebut. Achilles adalah manusia setengah dewa, anak dari Thetis (Julie Christie). Sebelum berangkat ke Troya, Thetis berkata pada Achilles bahwa jika ia tidak pergi ke Troya, ia akan hidup panjang bahagia dan punya anak, tapi setelah ia meninggal, namanya akan dilupakan dan tak seorang pun akan mengingat dia. Jika dia tidak pergi ke Troya, dia akan menemukan kemuliaan-Nya dalam pertempuran, namanya akan ditulis dalam sejarah selamanya, tetapi ia akan mati di sana. Achilles ingin namanya diingat dan memilih untuk pergi.

Akhirnya Achilles bersama pasukannya, Myrmidon berangkat ke Troya. Saat tiba di pantai Aegea, ada sedikit perlawanan dari Troya, namun bisa diatasi oleh Achilles dan pasukannya. Dengan cepat pasukan Sparta berhasil menduduki kuil Apollo dan menangkap Briseis (Rose Byrne), salah seorang anggota kerajaan.

Setelah terjadi peperangan, Sparta dan Troya mengadakan duel antara Pangeran Paris dan Menelaus dan mengadakan perjanjian, siapapun yang kalah harus menanggung konsekuensi peperangan. Karena Paris belum pernah menghadapi duel sebelumnya, dia sempat terpojok dan hampir terbunuh, tapi Hector (Eric Bana) menyelamatkannya. Hector membunuh Menelaus dan perjanjian pun batal.

Pada peperangan selanjutnya, Patroclus (Garrett Hedlund) berpura-pura menjadi Achilles dan memimpin pasukan Myrmidon untuk menyerang Troya. Saat menghadapi Hector, Patroclus tewas di tangannya. Mengetahui hal itu, Achilles menjadi sangat marah. Ia bergerak seorang diri menuju gerbang Troya untuk menghadapi Hector. Sebelum duel, Hector sempat menawarkan perdamaian, namun Achilles menolaknya. Achilles berhasil membunuh Hector dan menyeret jasad Hector hingga tepi pantai, tempat pasukan Sparta mendirikan camp.

Pada suatu malam, Raja Priam (Peter O'toole) menyusup ke tenda Achilles seorang diri demi meminta jasad anaknya. Karena tersentuh, Achilles membiarkan Priam membawa jasad Hector dan setuju untuk mengadakan gencatan senjata selama 12 hari.

Selama gencatan senjata, pasukan Sparta berpura-pura menghilang. Pantai terlihat kosong dan hanya ada patung kuda raksasa, yang ternyata berisi pasukan Sparta. Raja Priam membawa patung kuda itu pulang sebagai persembahan bagi Dewa Apollo. Pada malam harinya, saat semua rakyat Troya tertidur, Pasukan Sparta mulai bergerak keluar dari patung kuda raksasa itu. Dengan cara itulah mereka akhirnya bisa memasuki gerbang Troya yang sebelumnya tak pernah bisa ditembus itu.

Pasukan Sparta akhirnya dapat merebut kerajaan Troya. Raja Priam tewas di tangan Raja Agamemmnon, tapi Agamemmnon sendiri terbunuh oleh Briseis. Di akhir cerita, saat Achilles ingin menolong Briseis, ia dibunuh oleh Paris. Saat itulah Achilles menemui takdirnya.

Film ini ditutup dengan monolog dari Odysseus, “Jika mereka menulis cerita biar mereka mengatakan aku berjalan bersama raksasa. Manusia jatuh dan bangun seperti jagung di musim dingin. Tapi nama-nama ini takkan pernah mati. Biarkan mereka bercerita aku hidup di jamannya Hector, sang pahlawan hebat. Biarkan mereka bercerita aku hidup di jamannya Achilles."

Adegan peperangan dalam film ini sangat keren. Film yang menekankan pada aksi, bukan kisah cinta antara Paris dan Helen. Menurutku yang paling menegangkan adalah saat duel antara Achilles dan Hector, sedangkan scene yang paling mengaduk emosi adalah saat Priam menemui Achilles untuk meminta jasad anaknya. Film ini masuk dalam nominasi Oscar untuk kategori Best Achievement in Costume Design.

Beberapa quote menarik dari dialog Troy nih:
#1
Before my time is done, I will look down on your corpse and smile!
-Achilles to Agamemmnon-

#2
Men die protecting you. Perhaps they deserve more than your pity.
-Achilles-

#3
There are no pacts between lions and men.
-Achilles-

#4
I'll tell you a secret. Something they don't teach you in your temple. The Gods envy us. They envy us because we're mortal, because any moment might be our last. Everything is more beautiful because we're doomed. You will never be lovelier than you are now. We will never be here again.
-Achilles-

#5
At night I sometimes see them. The faces of the men I killed. They're waiting for me on the far bank of the Styx. They say, Welcome, brother.
-Achilles-

#6
Men are haunted by the vastness of eternity. And so we ask ourselves: will our actions echo across the centuries? Will strangers hear our names long after we are gone, and wonder who we were, how bravely we fought, how fiercely we loved?
-Odysseus-

#7
This war will never be forgotten, nor will the heroes who fight in it. I lived in the time of Achilles.
-Odysseus-

#8
War is young men dying and old men talking. You know this. Ignore the politics.
-Odysseus-

#9
It is not an insult to say a dead man is dead.
-Odysseus-

#10
If they ever tell my story let them say that I walked with giants. Men rise and fall like the winter wheat, but these names will never die. Let them say I lived in the time of Hector, tamer of horses. Let them say.
-Odysseus-

#11
You say you're willing to die for love but you know nothing about dying and you know nothing about love!
-Hector-

#12
All of my life I have lived by a code and the code is simple: honor the gods, love your woman - and defend your country. Troy is mother to us all. Fight for her!
-Hector-

#13
The sun was shining when your wife left you.
-Paris-

#14
I loved my son from the moment he opened his eyes until the moment you closed them.
-Priam-

#15
If you stay in Larissa, you will find peace. You will find a wonderful woman, and you will have sons and daughters, who will have children. And they'll all love you and remember your name. But when your children are dead, and their children after them, your name will be forgotten... If you go to Troy, glory will be yours. They will write stories about your victories in thousands of years! And the world will remember your name. But if you go to Troy, you will never come back... for your glory walks hand-in-hand with your doom. And I shall never see you again.
-Thetis-

Quote dari sini
readmore...

cin(T)a



Oke, kali ini aku tidak akan menulis curhatan, info buku, maupun cerpen/FF, tapi aku akan bercerita tentang film yang pernah kutonton (kalau pakai 'review' kayaknya gimanaaa gitu). Yang pertama ingin kuceritakan yaitu tentang film cin(T)a, produksi tahun 2009 dan disutradarai oleh Sammaria Simanjuntak.

Film cin(T)a ini menceritakan tentang kisah dua orang manusia (ceillehhh) yaitu Cina (Sunny Soon), 18 tahun, mahasiswa baru beretnis Batak-Cina dan Annisa (Saira Jihan), 24 tahun, mahasiswi arsitektur. Karena karirnya sebagai selebritis, menyebabkan kuliah Annisa jadi terhambat. Akhirnya Annisa meminta bantuan Cina untuk menyelesaikan Tugas Akhir kuliahnya. Saat itulah benih-benih cinta mulai tumbuh di antara mereka. Sayangnya cinta mereka terhalang perbedaan agama. Cina seorang kristiani dan Annisa seorang muslimah. 

Dalam film ini banyak disuguhkan dialog-dialog bermutu. Membawa tema agama yang kental serta konsep ke-Tuhanan dari masing-masing karakter, Cina dan Annisa. Tergolong film yang berani menampilkan sesuatu yang lain, yang mungkin dalam masyarakat kita masih tergolong langka.

Film ini pertama kali diputar di National Film Theatre, South Band, Belvedere Rd, Grreater London pada Jumat, 29 Mei 2009. Di Indonesia, film ini mendapatkan penghargaan piala Citra untuk kategori Naskah Asli Terbaik.

Beberapa quote (atau dialog kali yaaa) yang kuanggap menarik dari film cin(T)a ini antara lain:
#1
Dear God
Dear YHWH
Dear El
Dear Allah
Dear Tuhan
In Your majesty, You create differences
In my arrogance, i question Your wisdom
In Your mistery, You create temptation
In my inferiority, You make me more than i am
So here i am
~cin(T)a~

#2 
Surrender me in the agony of Your love 
Surrender me in the irony of Your law
Lead me to the joy of love redivined
Teach me how to love You more 
~cin(T)a~


#3
Anisa : eh nama lo sebenernya siapa sih?
Cina  : cina
Anisa : nama asli lo?
Cina  : cina
Anisa : kepanjangannya?
Cina  : cina. ga pake republik, ga pake rakyat
Anisa : tega banget ya bapak lo, udah tau muka lo cina, masih dikasih nama cina

Cina  : bapakku bukan mau kasih nama cina, petugas aktanya saja yang bodoh, bapakku bilang , mau ngasih nama anaknya nama cina, dikira petugasnya , namaku memang cina
Anisa : terus lo gak protes?
Cina  : bagus kok namaku, identitasnya jelas. daripada nama kau . bisa2 disangka orang arab
Anisa : anisa tuh nama surat di al quran, artinya perempuan
Cina  : tega kali bapak kau, udah tau muka kau perempuan, masih dikasih nama perempuan
Anisa : iyanih, gue gak suka nama gue
Cina  : kamu maunya laki laki?
Anisa : di surat anisa ada tafsir yang nyaranin mukul istri…
Cina  : kawin kok kaya tinju
Anisa : islam bukan agama bar bar, makanya gue lebih suka bacanya tafsir bahasa inggris

#4
Anisa : arsitek tuh berasa tuhan, berasa yg paling tau rancangan terbaik buat manusia, yang paling tau dan yang terbaik ya, yang negjalanin sendiri
cina  : jenius! emang arsitek tuh berasa tuhan, makanya gak kepikiran kalo ada rancangan yang lebih baik

#5
Anisa : jangan dibunuh! ntar dia juga pergi sendiri kalo udah nggak ada yang manis
Cina  : yah, kalo ada kau, gak pergi pergi dong
Anisa : gak guna deh lo gombalin gue, gamau gue sama lo.
Cina  : kau cantik aku ganteng, kau yatim aku piatu, kau bego aku pintar, kau..
Anisa : lo kristen gue islam
Cina  : exactly ! ntar kita bisa di display taman mini, jadi simbol kerukunan umat beragama, kau kan belum pernah main beda agama, atau kau pindah kristen aja nis?
Anisa : yakin lo mau sama gue? Tuhan gue aja berani gue khianatin. apalagi lo entar?

#6
Cina  : hukum newton II. cewek cantik, pasti gak ngerasa cantik
Anisa : banyak kok cewek cantik yang ngerasa cantik.
Cina  : berarti mereka kurang cantik
Anisa : i miss being me. waktu smp gue bisa be myself
Cina  : sekarang?
Anisa : gue behave
Cina  : bukannya bi…tchy? ganti ganti cowok terus
Anisa : cemburu yah?
Cina  : kau kira semua cowok suka sama kau?
Anisa : keliatan kali dari matanya

#7
Cina  : kau udah punya tunangan?
Anisa : dijodohin
Cina  : kawin tuh seharusnya ibadah
Anisa : nyenengin orang tua ibadah juga kan? toh semua cowok sama aja
Cina  : tunanganmu jawa?
Anisa : chinese….tapi islam
Cina  : ternyata kau mau juga sama cina
Anisa : menurut gue cina tuh menarik banget. kalo lo sukanya yang kaya apa?
Cina  : kalo istriku, harus lebih cinta Tuhan aku daripada aku

#8
Cina  : kenapa kau memilih konsep mozaik untuk TA kau?
Anisa : karena mozaik berati berbeda beda, tapi jika diliat dari jarak yang tepat akan menjadi satu kesatuan yang indah. sama seperti kampung kota, berbeda2 suku, agama, status sosial,tapi jika diliat dari jarak yang tepat, akan menjadi satu kesatuan yang tepat.

#9
cina  : sesuai hukum newton III, cewek cantik, pasti kesepian
Anisa : cuma Tuhan yang tau rasanya jadi gue..
cina  : nah gitu, emang kau harus berserah sama Tuhan kalo ada masalah
Anisa : maksud gue, cuma tuhan yang tau rasanya jadi selebritis. tuhan emang suka dipuji dan disembah…
Cina  : selebritis macam kau aneh sekalipun, susah2 kerja biar dikenal orang. udah terkenal. ee malah gak mau dikenal orang
Anisa : lo pikir kenapa Tuhan nyiptain atheis? cape tau disembahin terus sama orang setiap saat. gabisa ya orang liat gue apa adanya?
Cina  : cuma aku sama Tuhan yang cinta kau bukan karna kau cantik
Anisa : jadi?
Cina  : karna kau kaya
Anisa : Tuhan suka yang kaya apa?
Cina  : yang IP nya diatas 3
Anisa : berarti TA gue harus A, baru Tuhan suka..
Cina  : makanya, ayo selesaikan TA kau, biar kita patahkan itu hukum newton I, kecantikan tidak berbanding terbalik dengan kepintaran
Anisa : cin.. hukum newton I itu, suatu benda tidak akan berubah sampe ada benda lain yang memaksanya berubah

#10
Anisa : kalo adegan ini difilemin, pasti kaya adegan dansa di Titanic deh
Cina  : the next chapter , adegan mobil!
Anisa : heh anak kecil! *tampar pipi
Cina  : kata Tuhan aku , kalo ditampar pipi kiri, kasih pipi kanan
Anisa : keburu bonyok duluan dong
Cina  : demi.. world’s peace
Anisa : kalo ada yang nampar pipi lo, lo tampar balik pipi dia. lo pastiin dia ga akan sembarangan nampar pipi orang lagi, baru dunia damai
Cina  : semangat balas dendan ditambah semangat nyalahin orang lain……..
Anisa : kenapa Alloh nyiptain kita beda beda, kalo Alloh cuma pengin disembah dengan satu cara
Cina  : makanya Allah nyiptain cinta, biar yang beda beda, bisa nyatu. tapi tetep yang bener cuma satu!
Anisa : duuh cape deh gue ngomongin ginian. lo nggak bisa ya kaya cowo normal lainnya? ajakkin gue ke paris kek, beliin gue berlian kek, bikinin gue puisi kek…
Cina  : yuk kita ke Ambon yuk biar kau liat, agama sudah jadi propaganda paling murah dan efektif sepanjang sejarah bunuh bunuhan manusia. kita dikasih previlage lebih buat belajar mempelopori perdamaian, orang bodoh yang tak tau apa apa. lebih mudah utnuk di provokasi!
Anisa : duuuh dunia ini udah kebanyakan agama,kebanyakan Tuhan! siapa si lo coba nyelesein konflik agama dunia, Tuhan aja gabisa! Cin, lo ngomong panjang lebar disini pun Yerusalem tetep perang! Ambon tetep bunuh2an! kalo lo nggabisa nyelesein konflik agama yang jauh disana, the less you can do, jangan coba bikin konflik baru disini deh!
Cina  : ………………..
Anisa : ……………….
Cina  : ………………..
Anisa : oke ganti topik dong
Cina  : oke, next chapter, adegan mobil

#11
Cina : kapitalisme pun tak boleh sama Tuhan kau? bisa penuh nanti neraka kau.
Annisa : kalo versi Tuhan lo, gue boleh masuk surga ga?
Cina : kalo aku Tuhan, kau pasti kumasukkan surga ..

#12
My life is not about me ....

#13
Annisa: di bayangan gue neraka kaya gini, nih. over populate and smooky.

#14
Annisa : Allah, aku yakin Kau udah nyediain jodoh yang terbaik buat Cina, tapi kita masih saling sayang, ga dosa kan?
Cina : if you love someone, you have to let them go.








readmore...

Kamis, 07 Maret 2013

-Dunia Aku dan Kamu-



Hari ini aku melihatmu lagi. Masih sama seperti biasa, kamu cantik. Masih sama seperti biasa pula, aku mencintaimu. Tak pernah berubah. Aku selalu melihatmu, selalu. Namun, tak pernah sekalipun kamu coba melihat ke arahku. Ke tempat seseorang yang telah lama diam-diam menitipkan hatinya padamu. Kamu, tak pernah sekalipun, walau hanya sekadar melirik.

Hari ini aku melihatmu lagi. Masih sama seperti biasa, kamu cantik. Masih sama seperti biasa pula, aku tersiksa. Kamu bersamanya, seolah-olah aku hanya debu yang beterbangan dalam dunia yang kalian ciptakan sendiri. Meski sekuat apapun hatiku berteriak, kamu tak pernah mampu mendengarnya, pula merasakannya. Aku hanya seorang figuran dalam skenario kalian. Hatiku menjerit, hatimu berkelit.

Hari ini aku melihatmu lagi. Tak sama, kamu lebih cantik. Tak sama, kamu mendekat padaku. Aku terkesima, matamu menatap mataku. Kamu membelai hatiku, aku tersipu. Saat inilah aku yakin, duniamu berpindah padaku. Kamu berpijak pada bumi yang sama denganku. Kita berdua -aku dan kamu- melewati detik-detik yang selalu kunanti.

Hari ini, saat kamu melihatku dan aku melihatmu, dia datang lagi. Menarikmu, membawamu pulang ke dunia kalian. Saat inilah duniaku runtuh. Dunia kita, yang baru saja tercipta tiba-tiba hancur. Duniaku dan kamu telah kiamat. Aku berlutut, kamu beringsut. Hatiku kalut, semua terenggut.

Gambar: dari sini

*ini gagal juga gagal*
readmore...

-Dia-



Pagi sempurna, mentari yang hangat dan kopi. Aku sedang duduk berhadapan dengannya. Dia yang selalu memompa denyut jantungku hingga berkali-kali lipat. Dia yang selalu mengisi segala titik dalam fokusku. Dia yang namanya selalu hadir dalam catatan harianku. Dia, yang selalu kucintai.

Aku hanya menatapnya menikmati selembar koran yang baru saja dia rebut dari tanganku. Selalu begitu, tapi aku tak pernah bisa marah padanya. Aku hanya diam dan tersenyum melihat mulutnya penuh dengan roti bakar. Selalu begitu, makan sesuka hatinya, tak peduli bagaimana berantakannya lipstik yang baru saja ia poleskan dengan hati-hati ke bibirnya. Dan, aku hanya bisa tersenyum, tak lebih.

Berkali-kali kucoba menata hati, mencoba berdamai dengan perasaan ini, namun selalu gagal. Dia selalu merusak segala sesuatu yang sudah tertata dengan baik di dalam sini. Hatiku. Aku selalu mencoba merumuskan pola kalimat yang akan kututurkan padanya, namun lagi-lagi aku gagal. Kata-katanya selalu berhasil mengunci mulutku sebelum sempat kuluncurkan huruf pertama dari serangkaian kata-kata yang telah kususun dengan rapi.

Mungkin aku memang tidak ditakdirkan untuk mengutarakan isi hatiku padanya, tapi aku yakin suatu saat pasti ada sedikit celah. Aku yakin pasti akan menemukan kunci untuk membuka mulutku saat kata-katanya mulai menguncinya.

"Parjo, mobil sudah dipanaskan belum?" Kata-kata itu meluncur begitu saja dari mulutnya, tanpa perlu memutar lehernya ke arahku.

"Sudah, Non. Mau berangkat sekarang?" Lagi-lagi aku dipukul mundur. Ah, sudahlah, mungkin lain kali.

Gambar: dari sini

*yang ini gagal lagi*
readmore...

Senin, 25 Februari 2013

25 Februari



25 Februari. Meski bukan apa-apa, tapi bagiku istimewa. Kata Ibu, aku lahir tanggal 25 Februari, sekitar pukul 2 pagi. Aku tak bisa membayangkan bagaimana susahnya waktu itu mencari bidan di pagi buta. Kata Ibu, Bapaklah yang ke sana ke mari mengayuh sepeda, mengetuk satu per satu pintu bidan-bidan itu. Tapi, hasilnya nihil. Tak ada satu pun yang membukakan pintu di jam-jamnya orang terlelap waktu itu. Pada akhirnya, tanpa putus asa Bapakku pergi ke 'dukun anak', alhamdulillah ada yang sudi membukakan pintunya. Seorang wanita tua dengan uban yang hampir rata mewarnai rambutnya. Bapakku langsung membawa wanita itu ke rumah. Tanpa alat medis seperti yang ada di rumah bersalin, Ibu berjuang membawaku melihat dunia ini. Tak terkira rasa sakit yang Beliau derita saat detik-detik keliharanku, berapa banyak keringat yang bercucuran, berapa banyak air mata yang menetes, aku tak sanggup membayangkan itu semua. Berkat usaha keras Ibu dan tentu saja bantuan wanita tua itu, aku terlahir dengan normal. Mungkin itu adalah saat-saat terindah bagi kedua orang tuaku. Mungkin. :)

Hari ini, 25 Februari 2013 tepat tahun ke sekian aku kembali bertemu hari kelahiranku. Rasanya ada yang beda dari tahun ke tahun. Semakin bertambah umur, semakin bertambah pula tanggung jawab yang harus kuemban. Aku sudah mulai berpikir bagaimana aku bisa mengganti air mata Ibu, jerih payah kedua orang tuaku hingga aku bisa 'hidup' di dunia ini. Tapi, aku tak mungkin bisa mengganti itu semua. Aku tahu, semua yang telah dilakukan kedua orang tuaku tak bisa digantikan dengan apapun yang kuberikan, tapi setidaknya mulai saat ini aku berusaha untuk sedikit mengurangi beban mereka. Itu pun aku belum bisa. :)

Hari ini, 25 Februari 2013 aku ingin berterima kasih kepada kedua orang tuaku yang sudah merawatku hingga sebesar ini. Untuk kakakku yang sudah rela membiayai kuliahku. Untuk teman-teman yang selalu ada di saat duka maupun bahagiaku. Untuk semuanya yang sudah mendoakanku di hari ini dan di hari-hari lain.

Jujur aku sangat bahagia. Aku tak mengira banyak yang mengingat hari istimewa ini, sampai ada yang rela menunggu hingga tengah malam untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan mendoakanku. Bagiku itu semua adalah hadiah paling indah di hari ini. Meski tak ada nyala lilin di atas kue cokelat, tapi aku sudah sangat bahagia memiliki orang-orang yang menyayangiku di sampingku. Selalu ada untukku.
Terima kasih, I love you all :)

Selamat ulang tahun, Roma. 
Wish: Semoga bisa menjadi orang yang lebih baik dari hari-hari kemarin. :)
readmore...

Rabu, 06 Februari 2013

-Dalam Kereta-



Aku menemukannya pada sebuah bangku dalam kereta ekonomi, saat matahari mulai menelan rembulan. Kemarin. Rokok, kacamata, dan bau harum melati. Rambutnya diikat rapi ke belakang. Aku memandangnya dari bangku tepat di depannya. Sebuah buku dan earphone yang menempel di telinga membuatnya tak mengacuhkan hadirku. Mataku tak lepas dari setiap geraknya. Makhluk ciptaan Tuhan yang kini duduk di hadapanku memang benar-benar mengagumkan.

Mulutku terkunci. Hanya mataku yang bergerak ke sana kemari mengikuti setiap gerak jemarinya membolak-balik halaman buku yang ia baca. Jantungku berdetak tiga kali lebih cepat dari biasanya. Entah, kupikir aku harus mampir ke dokter sepulang kerja nanti.

Lima belas menit. Kulihat rokoknya sudah mulai habis. Ia mulai terlihat mencari-cari sesuatu dari dalam tasnya. Rokok lagi, mungkin.

"Rokok, Mbak." Kuberanikan diri menawarkan setelah agak lama kulihat dia tak menemukan sesuatu dari dalam tasnya.

"Oh, iya. Terima kasih. Merokok juga?" Aku tersenyum dan mengangguk pelan. Tangannya tak sungkan meraih rokok yang kusodorkan.

"Tak ada salahnya kan wanita merokok?" Kataku sambil memantik korek api, untuknya.

"Setuju." Dia tersenyum. Manis sekali.

Kereta masih melaju saat kusadari dia benar-benar telah mencuri hatiku di kali kedua pertemuan kami. Di dalam kereta.
readmore...

Kamis, 24 Januari 2013

-Menunggu-

 
Aku menunggu di depan pintu, sejak tadi pagi jam tujuh. Menunggu suamiku, yang semalam tak tidur di sampingku. Hingga sekarang jam dua belas lebih sepuluh, suamiku tak kunjung pulang ke rumahku.

Aku menunggu hingga jemu. Kepulangan suamiku yang tak tentu. Meski begitu aku tetap menunggu. Hingga salju turun di Jakarta sekalipun, tak akan aku beranjak dari depan pintu. Kutunggu hingga suamiku datang padaku.

Pukul tujuh belas tiga puluh. Kulihat mobil parkir di depan pintu. Itu suamiku yang berbaju biru. Baju yang kubelikan saat lebaran tahun lalu. Dia tersenyum padaku.

"Aku pulang mengambil baju, ada kerjaan di luar kota seminggu," katanya sambil mencium keningku.

Lagi-lagi suamiku pergi dengan sekoper baju. Membawa mobil hadiah pernikahan dari orang tuaku. Hatiku kelu. Tapi, setidaknya aku tahu. Di balik kemudi mobil itu, ada sesuatu. Ternyata suamiku punya binatang piaraan baru. Berbau harum dan memakai baju, yang membuat suamiku lupa waktu. 


Gambar: dari sini
readmore...

-Gila-



Hari ini aku melihatmu lagi. Gaun merah hati dan kalung mutiara. Mengenakan itu, seperti melihat putri-putri di cerita dongeng. Aku, selalu memujamu dalam diam. Apapun tentangmu selalu terekam jelas di benakku. Kamu, yang selalu tampil sempurna. Sayang, aku hanya bisa memandangmu dari jauh.

Hari ini, kukumpulkan keberanian untuk menyatakan semua perasaanku padamu. Entah ksatria dari mana yang menyusup di ragaku. Tekadku telah mantab.

"Aku menyukainya." Tak sengaja aku mengucapkan itu pada kawan yang duduk di sampingku.

"Apa?" Keningnya berkerut. Jelas sekali dia tak memahami maksudku.

"Aku menyukainya," kuulangi perkataanku sembari menunjuk pada wanita bergaun merah itu.

"Ow, itu? Aku juga menyukainya." Kawanku, ternyata belum mengerti apa yang kumaksud.

"Tidak, aku benar-benar menyukainya. Aku jatuh cinta padanya. Hari ini juga aku akan pergi menemuinya dan mengatakan semua padanya."

"Apa? Kamu gila?"

"Tidak. Aku tidak gila."

"Coba pikir! Dia itu bintang, sedang kamu? Hanya bisa melihatnya dari sini, lewat layar kaca. Lagipula, dia sudah bersuami!" Terdengar ucapan ketus dari temanku.

"Aku tak peduli. Aku akan tetap mengatakannya."

"Dasar gila!" Dia bangkit dari tempatnya dan pergi meninggalkanku.

Aku tidak gila, kawan. Aku hanya sedang jatuh cinta. Itu saja. 


Gambar: dari sini 
readmore...
Jasa Desain Cover