Social Icons

Selasa, 02 April 2013

Ares

Ares mengenakan helm perang

Ares adalah dewa perang. Ares merupakan putra Zeus dan Hera, dan dikenal oleh bangsa Romawi sebagai dewa Mars. Ares adalah saudara Hebe, Eileithyia dan mungkin Hefaistos.

Ares mungkin muncul dalam lembaran Linear B. Di Knossos, Kreta, namanya disebut AR-E, tapi di Pylos Mykenai, namanya terbaca A-RE-JA. Enyalios (E-NU-WA-RI-JO, juga ditemukan di lembaran Linear B di Knossos, dewa perang Yunani, kemungkinan merupakan julukan Ares. Jika tidak, Enyalios merupakan personifikasi perang, dan saudara Enyo. Ares juga dikatakan sebagai saudara Eris (dewi perselisihan) dan merupakan ayah seorang putra bernama Sengketa. Di medan perang, Ares ditemani oleh Enyo (disebut Bellona oleh bangsa Romai), dewa perang. Enyo kemungkinan adalah saudarinya atau anaknya dari hubungannya dengan Afrodit.

Meskipun Afrodit dinikahkan dengan Hefaistos, dia berselingkuh dengan Ares. Dari perselingkuhan itu, Ares menjadi ayah Anteros (Hasrat), Eros, Deimos (Rasa Takut), Fobos (Panik), dan seorang putri bernama Harmonia, istri Kadmos dari Thebes.

Sebagai dewa perang, banyak kerajaan di Yunani tidak menyembahnya, karena Ares melambangkan pembunuhan yang kejam dan tak terkendali dalam peperangan, dan dia sendiri terlibat dalam pertumpahan darah demi cinta atau pertempuran itu sendiri. Banyak orang Yunani yang lebih menyukai Athena, dewi perang yang keputusannya tidak hanya dipengaruhi oleh hasrat bertempur, melainkan juga oleh tujuan yang baik dan kedisiplinan.

Dewa Ares
 
Meskipun Ares adalah dewa perang, Athena nampaknya merupakan petarung yang lebih baik ketika terjadi pertarungan antara keduanya. Pada Perang Troya, ketika Ares menyerang Athena sambil mengacungkan pedangnya, sang dewi dengan tenangnya melemparkan sebongkah batu kepada sang dewa perang. Batu itu menghantam Ares dan membuatnya terjatuh. Selain peristiwa tersebut, Ares juga pernah berhadapan dengan Athena pada saat lainnya. Menurut Siklus Epik, Telegonia, Ares berada di pihak suku Brygi melawan suku Thesprotios, yang dipimpin oleh Odisseus sang pahlawan. Dalam konflik itu, Ares mengacak-acak pasukan Odisses. Ketika mengetahui hal tersebut, Athena, sebagai pelindung Odisseus, memutuskan untuk melawan Ares. Kali ini, baik Athena maupun Ares tak ada yang unggul karena mereka dilerai oleh Apollo.

Meskipun Ares adalah dewa perang, dia bukanlah petarung yang hebat. Dia bahkan pernah dikalahkan oleh beberapa manusia. Herakles pernah mengalahkan Ares dua kali. Diomedes juga pernah mengalahkan Ares dalam Perang Troya. Kedua pahlawan itu berhasil membuat Ares terluka parah. Ketika Ares terluka oleh Diomedes, Ares menjerit lebih keras dari jeritan seribu orang.

Ares ditawan oleh Aloadai

Ares bertarung melawan Herakles setelah sang pahlawan membunuh Kyknos di Itonos, Thessalia selatan. Kyknos sendiri adalah putra Ares dengan Pelopia atau Pyrene. Kyknos memiliki kebiasaan untuk menantang para pengelana bertarung melawannya. Ares bertarung bersama putranya hingga Herakles melukai sang dewa perang. Herakles mungkin akan melukai Ares lebih parah jika saja tak dihentikan oleh Zeus yang menghantamkan petirnya.

Dua raksasa (Aloadai) putra Poseidon dengan Iphimedia-Otos dan Efialtes-pernah menangkap Ares dan mengurungnya di dalam kendi perunggu. Ares disekap selaam tiga belas bulan hingga diselamatkan oleh Hermes.

Ares bercinta dengan Aphrodite

Di Athena, ada sebuah bukit di dekat Akropolis yang disebut Areiopagos ("Bukit Ares"). Bukit ini digunakan oleh rakyat Athena untuk mengadili pelaku pembunuhan. Menurut Apollodoros, Ares pernah memperkosa Agraulos, putri Aktaios dan istri Kekrops, hingga Ares menjadi ayah seorang putri bernama Alkippe. Suatu ketika Alkippe diperkosa oleh Halirrhothios, putra Poseidon dengan nimfa Euryte, sehingga Ares marah dan membunuh sang pemerkosa. Akibat perbuatannya itu, Poseidon menggugat Ares sehingga Ares pun diadili di bukit itu. Pengadilan itu menghasilkan putusan bahwa Ares bebas. Setelah peristiwa itu bukit itu dinamai Areiopagos, sesuai nama Ares.

Ares memiliki banyak julukan, di antaranya adalah Enyalios (dewa perang), Gradivos (pemimpin pasukan), Alloprosallos dan Aphneius (murah hati). Tempat utama pemujaannya kemungkinan di Sparta dan Thebes, sedangkan di kota-kota lainnya dia relatif jarang disembah. Dia juga disebutkan disembah di Skythia di mana mereka melakukan kurban orang dan hewan untuknya.

Hewan kesukaan Ares adalah anjing dan burung hering. Ares memiliki kereta perang yang ditarik empat ekor kuda, yaitu Aithon ("Api Merah"), Konabos ("Kekacauan"), Flogios ("Nyala Api") dan Fobos ("Teror").

Menurut naskah Romawi awal, Mars pada awalnya lebih dikenal sebagai dewa pertanian dan bukannya dewa perang. Akan tetapi, seiring Romawi yang semakin kuat, sifat Mars berubah menjadi berkenaan dengan perang. Mars kemudian menjadi dewa terpenting kedua dalam panteon Romawi, setelah ayahnya, dewa Jupiter.

Sumber: dari sini


readmore...

Hermes

Dewa Hermes

Hermes adalah pembawa pesan para dewa. Dia adalah putra Zeus dan Maia, putri Atlas dan Pleione. Dalam mitologi Romawi, Hermes dikenal sebagai Merkurius. Hermes lahirdi sebuah gua di hutan dekat gunung Kyllene.

Hermes dengan berbagai atributnya, diantaranya kerkarion, petasos dan talaria

Hermes adalah dewa yang terkenal akan penemuannya dan pencuriannya. Tidak lama setelah ia lahir, Hermes menciptakan alat musik lira yang ia buat dari cangkang kura-kura, dan dia juga mencuri ternak Apollo dari pegunungan Pieria. Hermes sangat cerdas dan tahu bahwa dia pasti akan dikejar atas pencuriannya, kemungkinan langsung oleh Apollo sendiri. Jadi Hermes membuat ternak itu berjalan mundur, dan dia sendiri berjalan mundur. Ini dilakukan supaya pengejarnya menjadi kebingungan. Namun ada seorang petani tua yang sempat melihat Hermes membawa ternak Apollo. Setibanya di rumah, da belas banteng curian itu dikurbankan untuk dua belas dewa, dan Hermes memakan daging banteng terakhir. Hermes lalu dengan cerdik menyembunyikan ternak lainnya di Pylos.

Kemudian Hermes secara diam-diam kembali ke tempat tidurnya sebelum ibunya pulang. Maia menduga bahwa putranya telah melakukan sesuatu yang nakal, tapi Hermes mengaku bahwa dia hanyalah seorang bayi.

Pada malam harinya, Apollo menyadari bahwa ternaknya telah dicuri, jadi dia mengikuti jejaknya. Tipuan jejak kaki Hermes berhasil membingungkan Apollo namun untungnya sang dewa bertemu dengan seorang pria tua yang memberitahunya mengenai pencurian ternak itu. Akhirnya Apollo berhasil melacak pencuri itu sampai ke gunung Kyllene.

Ketika Apollo masuk ke dalam gua, Hermes bersikap selayaknya seorang bayi yang sedang terlelap dalam ayunan. Akan tetapi Apollo tidak terperdaya oleh tipuan Hermes, dan langsung meminta ternaknya dikembalikan sambil mengancam akan membuang Hermes ke Tartaros. Hermes menjawab bahwa dia tak tahu apa yang sedang Apollo bicarakan.

Apollo membawa sang bayi bersamanya ke Olimpus, ke hadapan ayahnya, sang penguasa dewa dan manusia, dewa Zeus. Zeus mendengarkan omongan kedua putranya itu, yang satu menuduh dan yang lainnya membela diri. Zeus terpana dengan kecerdasan Hermes dalam membela diri namun pada akhirnya dia memerintahkan Hermes untuk mengembalikan ternak Apollo.

Hermes pun membawa Apollo ke Pylos menuju tempat ternaknya disembunyikan, namun Apollo melihat bahwa dua belas ekor banteng terbaiknya telah hilang. Hermes menjelaskan kepada Apollo bahwa dia telah mengurbankan dua belas banteng itu kepada dua belas dewa Olimpus. Apollo memberitahunya bahwa dewa Olimpus hanya ada sebelas, dan Hermes menajwab bahwa dirinya adalah dewa Olimpus kedua belas.

Hermes membunuh Argus Panoptes

Ketika Apollo sedang memikirkan hukuman bagi Hermes, tiba-tiba dia mendengar Hermes memainkan lira. Apollo sangat menyukai suara yang dihasilkan oleh alat musik itu, sehingga dia memutuskan untuk menukarkan ternaknya dengan lira buatan Hermes. Kedua saudara itu akhirnya berdamai. Apollo bahkan mengajarkan Hermes cara meramal menggunakan kerikil.

Hermes memiliki banyak kemampuan dan atribut, namun tugas utamanya adalah bertindak sebagai pembawa pesan para dewa. Hermes sering melakukan tugas atas perintah ayahnya, Zeus. Ada pula seorang dewi yang tugasnya mirip dengan Hermes yaitu menyampaikan pesan para dewa, dia adalah dewi Iris. Hermes seringkali mendatangi manusia untuk menyampaikan pesan dari dewa, jadi dia dapat berperan sebagai pemandu. Dengan demikian Hermes adalah dewa pelindung para pembawa pesan.

Hermes memiliki suatu tongkat khusus yang disebut Keryikeion atau Kadukeus. Menurut satu cerita, ada dua ekor ular yang sedang berkelahi, dan Hermes memisahkan kedua ular itu dengan tongkatnya. Tiba-tiba kedua ular itu menyatu ddan menjadi bagian dari tongkat Hermes, dan begitulah seterusnya. Hermes juga dapat dikenali dari helm bersayapnya, yang disebut Petasos, dan yang lebih penting lagi adalah sepasang sandal bersayap, yang disebut Talaria. Sandal itu, dan kemungkinan helmnya juga, membuat Hermes dapat terbang dengan cepat, dan memang Hermes adalah dewa yang paling cepat. Ini berbeda dengan Iris, yang tidak membutuhkan alat tambahan untuk terbang karena Iris sudah memiliki sayap.

Hermes seringkali membantu dan membimbing manusia dalam kegiatan mereka. Dia memberikan "Sabit Adamantin" kepada Perseus, yang menggunakan senjata itu untuk memenggal kepala Medusa. Hermes membunuh Argus Panoptes, yang ditugaskan menjaga Io, yang sedang beruwujd sapi.

Setelah kematian Peleus dan Thetis, Zeus menyuruh Hermes untuk mengantarkan tiga orang dewi, Hera, Athena, dan Afrodit, ke hadapan Paris. Paris kemudian diminta untuk memilih siapa di antara mereka yang laing cantik.

Hermes pernah menyelamatkan Zeus dan mengembalikan uratnya, yang sebelumnya dipotong oleh monster Tifon. Hermes juga pernah menyelamatkan Ares, yang pernah disekap dalam kendi selama tiga belas bulan setelah sang dewa perang ditangkap oleh raksasa Otos dan Efialtes.

Hermes adalah pelindung para pengelana. Dia memandu Perseus dalam perjalanannya untuk membunuh Medusa. Hermes juga memberi tanaman moly kepada Odisseus, yang membuat sang pahlawan kebal terhadap sihir Kirke. Mungkin Hermes membantunya karena Odisseus adalah cicit Hermes.

Hermes memiki tugas unik sebagai pengantar para arwah menuju Dunia Bawah. Para arwah mengikuti tongkat Hermes hingga sampai ke Dunia Bawah. Karena tugas inilah Hermes memperoleh julukan Psykhopompos, yang bermakna pengantar arwah. Dalam Odisseia, Hermes memandu arwah para pelamar Penelopeia yang telah dibunuh oleh Odisseus, ke dunia Hades, di sana mereka bertemu dengana arwah Agamemnon.

Seperti dapat dilihat dari kisah kelahirannya, Hermes adalah dewa yang sangat cerdas, jadi wajar jika dia merupakan dewa penemuan dan ilmu pengetahuan, serta kemungkinan dewa astronomi juga.

Hermes memiliki beberapa atribut yang sama dengan Apollo. Dia adalah dewa ternak dan pelindung para gembala. Hermes juga adalah dewa ramalan dengan kerikil. Bersama Apollo, Hermes adalah dewa atletik dan pelindung para atlet.

Hermes mengantarkan arwah ke hadapan Hades di Dunia Bawah

Hermes adalah dewa perdagangan dan pasar, dan dengan demikian dia adalah pelindung para pedagang. Yang unik adalah bahwa Hermes juga adalah dewa pelindung para pencuri dan pencopet.

Seperti dewa Olimpus muda lainnya, Hermes memiliki banyak anak dari banyak perempuan. Namun seperti Apollo, Hermes tak pernah menikah. Hermes memiliki banyak hubungan cinta dan anak-anak yang terkenal.
Satu-satunya hubungan seksual Hermes dengan dewi adalah kisahnya bersama dewi Afrodit. Pada awalnya Afrodit tidak tertarik dan menolak berhubungan seksual dengan Hermes. Zeus merasa kasihan pada Hermes dan memerintahkan elangnya untuk mencuri sandal kesukaan Afrodit. Hermes bersedia mengembalikan sandal itu asalkan Afrodit memenuhi permintaannya. Demi memperoleh kembali sandalnya, Afrodit pun menyerahkan tubuhnya untuk dinikmati oleh Hermes. Dari hubungannya dengan Afrodit, Hermes manjadi ayah dari Hermafroditos, yang dinamai dari nama kedua orang tuanya.

Hermes pernah memperkosa Khione, putri Daidalion. Dari perkosaan ini, terlahirlah Autolikos, yang mengikuti jejak ayahnya dan menjadi seorang pencuri ahli. Dia mewarisi kecerdasan dan kelihaian Hermes. Autolikos adalah ayah Antikelia dan kakek Odisseus. Khione juga memiliki seorang putra lainnya yang bernama Filammon sang penyair, namun Filammon adalah putra Apollo karena dulu setelah diperkosa oleh Hermes, Khione kembali diperkosa oleh Apollo pada malam harinya.

Hermes disebut-sebut sebagai ayah dewa hutan, Pan, dari hubungannya dengan Penelopeia, istri Odisseus.
Hermes adalah ayah seorang Argonaut, Aithalides, dari hubugannya dengan Eupolemeia. Aithalides terkenal karena dia bertugas sebagai pembawa pesan para Argonaut. Hermes memiliki dua orang putra lainnya, yakni, Ekhion dan Eritos, yang juga berlayar bersama Iason dan para Argonaut.

Hermes memiliki banyak julukan, di antaranya adalah Argifontes (pembunuh Argus Panoptes), Kylleneios, Epimelios (penjaga ternak), Hodios (penjaga pelancong), Nomios, Oneiropompos (penganta mimpi), Psykhopompos (pengantar arwah).

Sumber: dari sini
readmore...

Senin, 01 April 2013

Apollo

Dewa Apollo

Apollo adalah dewa musik, ramalan, panahan, penyembuhan, dan masa muda. Dia adalah saudara kembar Artemis. Apollo merupakan putra Titan Leto, anak perempuan Titan Koios dan Foibe.

Ia terkenal dengan nama Foibos Apollo, dan dengan demikian dikenal pula sebagai dewa cahaya dan matahari. Apollo digambarkan dengan tubuh pria yang sempurna; berotot namun muda. Patung Apollo tidak pernah digambarkan memiliki janggut.

Apollo adalah dewa panahan, dan dia membawa busur perak seperti Artemis. Apollo senang berburu bersama saudarinya itu, dan kadang-kadang bersama ibunya juga. Apollo juga memiliki sebilah pedang emas.

Apollo adalah dewa musik. Hermes memberinya alat musik lira yang telah dia ciptakan. Hermes membuatnya dari cangkang kura-kura dan senarnya dibuat dari bulu domba. Tidak ada manusia maupun dewa yang mampu memainkan lira sehebat Apollo.

Apollo menghukum Marsias dan Midas

Beberapa berpendapat bahwa Apollo adalah ayah musisi manusia terhebat, yaitu Orfeus, dari hubungannya dengan Kalliope, salah seorang Musai. Sementara pendapat lainnya menyebutkan bahwa ayah Orfeus adalah raja Thrakia, Oiagros. Meskipun demikian, Orfeus juga piawai memainkan lira. Putra Apollo lainnya, yang bernama Linos, juga merupakan seorang musisi yang handal, namun dia dibunuh oleh muridnye, Herakles.

Beberapa kali manusia dan makhluk lainnya menantang Apollo dalam kontes musik, dan mereka dihukum karena kelancangan itu. Apollo kadang seringkali menghukum mereka yang berani bersaing melawannya. Seorang satir bernama Marsias, yang memainkan suling buatan dewi Athena, pernah menantang Apollo. Marsias kalah dan akibatnya dia dikuliti hidup-hidup oleh Apollo.

Apollo juga pernah bersaing melawan dewa Pan dalam sebuah kontes musik. Tiga juri bertugas menetapkan pemenangnya. Dua juri memilih Apollo, sedangkan Raja Midas merasa bahwa pipa gelagah Pan menghasilkan musik yang lebih indah. Apollo marah mendengar kata-kata Midas. Apollo pun menghukum sang raja dengan mengubah telinganya menjadi telinga keledai. Midas terpaksa menutupi telinganya dengan topi supaya tidak terkenal malu.


Apollo memegang liranya


Apollo adalah dewa ramalan dan orakel. Orakel di Delphi adalah tempat ramalannya yang paling utama, meskipun tempat itu pada awalnya dimiliki oleh Gaia, lalu oleh Themis dan Foibe, sebelum akhirnya orakel itu diserahkan kepada Apollo. Delphi hanyalah pemukiman kecil pada periode Mykenai Baru pad abad ke-8 SM daerah itu dibangun dan menjadi pusat pemujaan Apollo.

Apollo juga merupakan dewa pengobatan dan penyembuhan. Meskipun, dalam sumber-sumbernya yang lebih awal, dewa pengobatan adalah Paeon, tapi nama itu bisa saja adalah salah satu julukan Apollo.

Barangkali anaknya yang paling terkenal adalah Asklepios, dari hubungannya dengan Koronis, putri Flegias. Ketika sedang hamil, Koronis berselingkuh dengan seorang manusia bernama Iskhis. Ketika Apollo mengetahui hal ini, dia marah dan membunuh Koronis, tapi dia sempat menyelamatkan bayinya dari rahim Koronis. Asklepios tumbuh menjadi seorang tabib yang luar biasa, bahkan dia mampu menghidupkan orang mati. Beberapa bahkan menyebut Asklepios sebagai dewa penyembuhan.

Akan tetapi, kemampuannya membangkitkan orang mati membawa kerugian bagi dirinya sendiri. Zeus membunuhnya dengan petir, karena dia takut tindakan Asklepios dapat mengubah takdir manusia. Marah karena putra kesayangannya dibunuh, Apollo membalas dengan membunuh seorang Kiklops yang membuatkan petir bagi Zeus. Atas tindakannya ini, Zeus amat murka. Zeus bahkan sempat akan membuang Apollo ke Tartaros. Untung saja Leto memohon putranya diampuni sehingga Apollo memperoleh hukuman yang lebih ringan.

Zeus memerintahkan Apollo untuk mengabdi selama sembilan tahun kepada seorang manusia yang bernama Admetos, raja Ferai. Selama masa pengabdian Apollo, Admetos bersikap sebagao seorang pria yang baik dan sangat menghormati para dewa. Apollo membalas kebaikan Admetos dengan memperingatkannya mengenai takdirnya. Admetos dapat menghindari kematian jika ada orang lain yang mau mati menggantikannya. Tapi tidak yang mau sampai akhirnya istri Admetos sendiri, yaitu Alkestis. Admetos tetap hidup namun dia menyesal ketika mengetahui bahwa istrinya telah mati. Untunglah Herakles membantu Admetos. Sang pahlawan pergi ke dunia bawah dan bertarung dengan Thanatos, dewa kematian. Herakles menang dan berhasil membawa Alkestis kembali dari kematian.

Apollo memanahkan wabah ke perkemahan Yunani

Apollo dan Poseidon juga pernah dihukum oleh Zeus untuk mengabdi kepada Laomedon, raja Troya, selama setahun. Dengan bantuan seorang manusia bernama Aiakos, raja Aigina, mereka membangun dinding pertahanan Troya. Setelah dinding itu selesai, kedua dewa itu meminta imbalan yang dulu pernah dijanjikan oleh Laomedon. Akan tetapi, Laomedon mengingkari janjinya dan tak mau memberi mereka imbalan. Kedua dewa itu pun menghukum sang raja. Poseidon mengirim seekor monster laut untuk meneror rakyat Troya, sedangkan Apollo menimpakan wabah penyakit ke kota Troya.

Meskipun begitu, selama Perang Troya, Apollo membantu orang Troya, khususnya pahlawan Troya, Hektor dan Aineias. Dalam perang ini, lagi-lagi Apollo mengirim wabah penyakit, kali ini kepada pasukan Yunani, karena Agamemnon tak mau membebaskan tawanan sekaligus gundik, Khriseis, kepada ayahnya, Khrises, yang merupakan pendeta Apollo. Apollo menghukum Agamemnon dengan menghujani perkemahan Yunani dengan panah dewata berisi penyakit mematikan dari langit, memicu epidemik dalam perkemahan Yunani.

Dalam mitos mengenai Niobe, Apollo membunuh semua anak lelaki Niobe sedangkan Artemis membunuh semua anak perempuannya dengan panah. Niobe sebelumnya menyombong bahwa dia lebih hebat dari Leto, ibu Apollo dan Artemis, karena dia melahirkan tujuh pasang anak sedangkan Leto hanya sepasang. Ini membuat Apollo dan Artemis marah.

Apollo memanah Achilles

Dalam perjalanan ke Troya, Akhilles membuuh Tenes, raja Tenedos, yang merupakan putra Apollo. Akibatnya, Apollo ikut terlibat dalam kematian Akhilles pada tahun terakhir perang. Ketika itu Akhilles sedang mengejar para prajurit Troya yang sedang kabur, dan Paris menembakkan panahnya pada Akhilles. Apollo mengarahkan panah itu kepada pada titik kelemahan Akhilles, yaitu tumitnya.

Seperti banyak dewa muda lainnya, Apollo tak pernah menikah, tapi dia memperkosa banyak perempuan. Salah satu gadis yang diperkosanya adalah Kreusa, putri Erekhteus, yang menjadi ibu bagi Ion. Apollo dan Hermes jatuh cinta pada Khiones, putri Daidalion. Suatu ketika, Hermes memperkosa Khione pada siang hari, sedangkan pada malam harinya giliran Apollo yang memperkosa Khione. Khione melahirkan sepasang anak kembar, yaitu Autolikos (pencuri) putra Hermes dan Filamon (penyair) putra Apollo.

Kisah cinta Apollo yang paling terkenal justru adalah hubungan yang gagal. Apollo mengejek Eros (Cupid) dan mengatakan bahwa dia lebih hebat dalam memanah. Marah atas ejekan ini, Eros menggunakan satu panah emasnya dan membuat Apollo jatuh cinta pada seorang nimfa bernama Dafne, putri dewa sungai Peneios. Eros lalu menembak Dafne dengan panahnya juga, tapi Dafne diberi panah timah, yang membuatnya tidak dapat mencintai orang lain. Apollo berusaha mengejar Dafne tapi sang nimfa terus-menerus kabur. Supaya dapat lolos, Dafne berdoa kepada ayahnya, atau mungkin kepada Gaia dewi bumi, supaya wujudnya diubah. Doanya dikabulkan dan dia diubah menjadi pohon salam. Apollo bersedih karena gadis pujaannya sudah berubah menjadi sebatang pohon Untuk mengenang Dafne, Apollo mematahkan satu ranting pohon salam itu dan memakainya di kepalanya. Apollo juga menjadikan pohon salam sebagai pohon keramatnya. Tidak hanya itu, Setiap sembilan tahun, di Thebes dilaksanakan suatu festival untuk mengenang kejadian ini. Dalam gelaran tersebut, ada suatu proses yang mana seorang bocah lelaki berjalan bersama seorang pendeta dan salah seorang kerabat terdekatnya, yang membawa batang zaitun. Sang bocah membawa bunga salam dan bole perunggu.

Gadis lainnya yang gagal didapatkan oleh Apollo adalah Marpessa. Seorang manusia bernama Idas sudah hendak menikahi Marpessa, namun Apollo menculik sang gadis. Idas tidak gentar terhadap Apollo dan berusaha mengejar sang dewa untuk mendapatkan kembali pasangannya. Zeus mencegah kedua saingan itu bentrok, dan meminta sang gadis untuk memilih satu di antara mereka. Marpess memilih Idas.

Di Troya, Apollo memberikan kemampuan meramal kepada Kassandra, putri Priamos dan Hekabe, supaya sang gadis mau bercinta dengannya. Sayangnya Kassandra menolak Apollo. Penolakan ini membuat Apollo marah sehingga Kassandra dikutuk bahwa ramalannya tidak akan pernah dipercayai oleh orang lain.

Apollo tidak hanya tertarik pada perempuan, namun juga pada lelaki muda. Dia pernah menjadi kekasih seorang pangeran Sparta bernama Hiakinthos, putra Amikles dan Diomedes. Apollo secara tak sengaja membunuhnya dengan sebuah cakram. Bunga Hyacinth tumbuh di tempatnya meninggal. Untuk mengenang Hiakinthos sekaligus memuja Apollo, setiap tahun digelar festival Hyakinthia di Amykles.

Dalam Perang Troya Diomedes, dengan disemangati oleh Athena, berusaha bentrok dengan Apollo. Diomedes sebelumnya telah berhasil melukai Afrodit dan Ares. Ketika Diomedes hendak menghabisi Aineias, Apollo datang menyelamatkan Aineias. Diomedes tidak gentar melihat sang dewa. Tiga kali dia berusaha melancarkan serangan dan tiga kali pula Apollo melindungi Aineias. Diomedes baru mundur setelah Apollo menghalaunya dengan kekuatan dewanya, dan memperingatkan Diomedes untuk tidak melawan seorang dewa.

Dewa Apollo

Ketika Herakles datang ke orakel Delphi untuk mencari tahu cara mengobati penyakit kulitnya, peramal di sana tidak bersedia memberitahunya. Herakles marah dan merebut tripod tempat sang peramal duduk. Dia lalu memberitahu para peramal di sana bahwa dia akan mendirikan orakelnya sendiri. Apollo marah dan sudah mau melawan Herakles, tapi Zeus ikut campur dan mencegah mereka bertarung. Dia memisahkan kedua putranya itu dengan petirnya. Herakles sebenarnya tidak mau bertarung melawan Apollo, dia hanya ingin obat untuk penyakitnya. Apollo kagum atas keberanian Herakles, dan menyuruh peramalnya untuk memberitahu obat untuk Herakles.

Ketika Hrakles ikut serta dalam Olimpiade dan memenangkan semua canag olahraga, semua dewa memberikan hadiah kepadanya. Apollo memberinya busur panah, namun Herakles lebih suka menggunakan busurnya, yang ia buat sendiri.

Dalam suatu cerita, Olimpade para awalnya dilaksanakan di Olimpus. Ketika Apollo ikut serta dalam gelaran ini, dai mengalahkan Hermes dalam balap lari dan mengalahkan Ares dalam tinju.

Apollo diperkenalkan ke Romawi melalui kota-kota Yunani di Italia tengah dan selatan, selain juga oleh bangsa Etruska, yang mengenalnya sebagai Apulu. Apollo pada awalnya mungkin adalah dewa pengobatan, namun seiring waktu, dia memperoleh banyak atribut dewa-dewa Yunani, seperti misalnya sebagai dewa orakel dan ramalan, dewa cahaya dan matahari. Apollo muncul dalam banyak kisah yang kemungkinan berasal dari sumber0sumber Yunani. Kuilnya di kota Roma pertama kali didirikan pada tahun 432 SM.

Apollo memiliki banyak julukan, di antaranya Akersekomes (tidak terpotong) Akesios (penyembuh), Kynthios, Delios, Loxias, Lykios (dewa serigala), Moiragetes (pembimbing Moirai), Musagetes (pelindung Musai), Paean (dewa penyembuh), Phoibos (bersinar), Smintheus (dewa tikus).

Tempat pemujaannya adalah di Delphi, Delos, dan Tenedos. Pohon keramatnya adalah pohon salam, sedangkan hewan kesukaannya adalah serigala, gagal, angsa, elang, ular, tikus, dan belalang.

Sumber: dari sini




readmore...

Hestia

Dewi Hestia

Hestia adalah dewi perapian dan rumah tangga. Dia adalah seorang dewi yang perawan. Dia merupakan putri sulung Titan Kronos dan Rea. Orang Romawi mengenalnya sebagai Vesta.

Hestia merupakan salah satu anak yang ditelan oleh ayahnya. Di kemudian hari, Kronos berhasil ditipu untuk meminum suatu ramuan, dan memuntahkan Hestia beserta semua saudara yang telah ditelannya. Hestua merupakan anak terakhir yang dimuntahkan Kronos. Jadi, bisa dibilang bahwa Hestia adalah anak sulung (dari Rea) sekaligus anak bungsu (dari Kronos).

Setelah perang melawan para Titan, Hestia menyatakan kepada semua saudara laki-lakinya, Poseidon dan Hades, serta keponakannya, Apollo, mengenai keinginannya untuk tetap menjadi perawan. Menurut Himne Afrodit, Hestia bersumpah di atas kepala Zeus bahwa dia tidak akan pernah menikah dengan siapapun dab bahwa dia akan menjadi perawan selamanya dan melepaskan hasrat seksualnya. Dengan sumpah ini, bahkan para dewa semacam Poseidon dan Apollo pun tidak berani meniduri Hestia, karena ancamannya adalah hukuman dari Zeus sendiri.

Dalam Fasti karya penyair Romawi, Ovidius, diceritakan bahwa Priapos, putra Dionisos dan Afrodit, pernah nyaris memperkosa Hestia, ketika sang dewi dan para dewa lainnya sedang terlelap setelah makan bersama. Hestia terbangun ketika mendengar ringkikan keledai dan melihat bahwa Priapos hendak menindihnya. Seketika itu juga Hestia berteriak dan Priapos pun kabur terbirit-birit.

Tidak banyak informasi yang diketahui mengenai Hestia dari mitos maupun literatur, meskipun demikian Hestia merupakan seorang dewi yang sangat penting dalam agama Yunani dan Romawi.

Dalam Himne Homeros untuk Hestia, sang dewi mendatangi kuil Apollo di Delphi. Dia amat dihormati di sana, baik oleh para dewa maupun manusia. Dia disembah di berbagai tempat. Dimana ada perapian, maka itulah tempat penyembahannya, dan memang di setiap rumah maupun kuil pasti ada perapian. Tiap kota juga memiliki perapian yang memiliki api suci yang dijaga untuk menyala terus-menerus di bangunan umum utama. Api dari perapian ini akan dibawa jika rakyat kota pergi untuk mendirikan kota baru.

Ketika mengadakan makan bersama, maka orang-orang akan menuangkan anggur dua kali sebagai persembahan bagi Hestia, yaitu sebelum dan sesudah makan. Kemungkinan ritual ini untuk memperingati status kelahiran Hestia yang merupakan anak sulung sekaligus bungsu. Setiap kali akan makan,di rumah, maka suatu persembahan kecil akan dilemparkan ke perapian. Selain itu, ada lagu yang dinyanyikan yang isinya menyambut kedatangan Hestia ke rumah mereka.

Jika seorang bayi yang lahir sudah diberi nama, maka sang bayi akan di bawa ke dekat perapian, dan seseorang akan mendoakan keberkahan untuk sang bayi.

Bagi orang Romawi, dia adalah dewi tungku, dewi api perapian, sekaligus dewi rumah tangga yang sangat penting. Kuilnya terletak di Palatine di kota Roma, dimana para perawan Vesta menjaga supaya api suci terus menyala.

Sumber: dari sini
readmore...

Demeter

Demeter dengan berbagai atributnya

Demeter adalah dewi bumi dan kesuburan. Demeter dikenal juga sebagai Deo, sedangkan dalam mitologi Romawi dia dikenal sebagai Ceres. Demeter adalah putra Kronos dan Rea.

Demeter sering dianggap sebagai salah satu dewi Olimpus, menggantikan Hades yang lebih sering berada di Dunia Bawah dan jarang berada di Olimpus.

Dia merupakan ibu Persefone melalui hubungannya dengan saudaranya Zeus.

Suatu hari, ketika Persefone sedang bermain dengan kawan-kawannya, Hades datang dan menculiknya. Hades jatuh cinta pada kecantikan Persefone yang luar biasa. Hades ingin menikahinya dan menjadikannya ratu di Dunia Bawah.

Dalam duka citanya, Demeter berkeliling dunia selama sembilan hari, berusaha mencari dimana putrinya berada. Namun tidak ada yang mengetahui keberadaan Persefone hingga Demeter bertemu Hekate dan Helios.

Ketika dia tahu bahwa Hades telah menculik Persefone, Demeter sangat bersedih sehingga tanaman tidak tumbuh. Seluruh dunia berada dalam ancaman kelaparan. Akhirnya Zeus turun tangan dan menetapkan bahwa Persefone akan berada selama setengah tahun di dunia atas bersama ibunya dan setengah tahun di dunia bawah bersama ibunya.

Ketika sedang mencari Demeter, saudaranya sendiri, yakni Poseidon, berusaha memperkosanya. Demeter berubah menjadi seekor kuda betina untuk menghindar, namun Poseidon juga berubah wujud menjadi seekor kuda jantan dan memperkosanya. Menurut legenda Arkadia, pemerkosaan itu terjadi di Arkadia, dimana Demeter dikenal sebagai Erinys (Demeter Yang Marah) dan Demeter Hitam. Dia melahirkan seorang putri bernama Despoina, dewi kuda, dan seekor kuda abadi, Areion. Nama asli Despoina hanya diketahui oleh para anggota ritual misterinya di Arkadia.

Demeter dengan beberapa atributnya

Demeter pernah berhubungan seksual denga seorang manusia bernama Iasion, dan menjadi ibu dari Plutos dan Philomelos. Ploutos merupakan satu dari tiga dewa yang disembah dalam Misteri Eleusis, dua lainnya adalah Demeter dan Kore (Persefone).

Demeter tidak selalu bersikap baik. Ketika dia sedang mencari Persefone, dia berkeliling dunia dengan menyamar sebagai pria tua. Dalam perjalanannya, dia membuat panen-panen, terutama bagi orang yang tak ramah kepadanya.

Demeter juga pernah menghukum seorang pria bernama Erisikhthon dengan rasa lapar yang tak dapat terpuaskan. Akibat rasa lapar itu, Erisikhthon pada akhirnya mati setelah makan dirinya sendiri

Eleusis adalah pusat pemujaannya, tapu Athena mengambil alih Misteri Eleusis. Demeter biasanya digambarkan dalam seni, memegang jagung, kadang-kadang dia memgang tongkat atau obor.

Tempat penting lainnya bagi Demeter adalah Thelpousa dan Phigaleia di Arcadia. Di Thelpousa, dia dikenal sebagai Demeter Eriyns, atau "Demeter Yang Marah". Sebuah kuil di Onkion, yang memiliki patung kayu Demeter, menampilkannya memegang keranjang di tangan kiri dan obor di tangan kanan. Dia juga diberi julukan Demeter Mandi, karena sang dewi dipercaya berjalan ke sungai Ladon, dimana dia mandi setelah diperkosa oleh Poseidon. Ada sebauh patung kayu setinggi enam kaki yang menampilkannya sebagai Dewi Mandi, namun itu kadangkala dianggap sebagai patung Titan Themis.

Di Phigaleia, ada sebuah gua suci bagi Demeter. Disanalah dia dipercaya tinggal setelah diperkosa, dan menyebabkan kelaparan di Arkadia dan daerah lainnya di Yunani. Di dalam gua ini, yang kemudian menjadi kuilnya, ada sebuah patung kayu yang menampilkan dia sedang duduk di atas batu. Patung itu memiliki tubuh perempuan namun kepalanya adalah kepala kuda. Dia memegang lumba-lumba di satu tangan dan merpati di tangan lainnya.

Menurut mitos Orfik, nama asli Demeter adalah Rea, putri Uranus dan Gaia. Dia adalah Titan, yang menjadi istri saudaranya sendiri, Kronos. Setelah melahirkan Zeus, dia mengganti namanya menjadi Demeter. Zeus memperkosanya sehingga Rea/Demeter melahirkan Persefone. Zeus juga memperkosa Persefone dan terlahirlah Zagreus atau Dionisos.
 
Sumber: dari sini

readmore...

Hera

Hera

Hera adalah ratu langit. Dia merupakan putri Titan Kronos dan Rea. Dalam mitologi Romawi dia dikenal sebagai Juno. Dia adalah dewi perempuan, pernikahan dan kelahiran.

Hera adalah saudari Zeus, Poseidon, Hades, Demeter dan Hestia. Dia merupakan salah satu anak yang ditelan oleh ayahnya Kronos, untuk mencegah anak-anaknya memberontak padanya. Selama perang antara para Titan dan dewa Olimpus, Hera tinggal bersama pamannya, Okeanos, yang tidak ikut serta dalam perang.

Hera dengan beberapa atributnya

Setelah Zeus menikahi Metis dan Themis, dia berniat menikahi Hera juga, namun Hera menolaknya. Zeus tidak menyerah. Dia pun menipunya dengan mengubah wujud menjadi sekor burung tekukur. Hera melihat burung itu dan memeluknya ke payudaranya. Dalam keadaan itu, Zeus kembali ke wujud aslinya dan langsung memperkosa Hera. Akibatnya, Hera terpaksa menikah dengan Zeus. Bersama Zeus, Hera memiliki tiga orang anak, yaitu Ares, Hebe dan Eileithyia.

Beberapa mengatakan bahwa Hefaistos adalah putra Zeus dan Hera. Namun yang lainnya berpendapat bahwa Hera melahirkan Hefaistos tanpa pasangan, karena dia marah ketika tahu bahwa Zeus memunculkan Athena tanpa pasangan pula. Akan tetapi, Hefaistos terlahir pincang. Beberapa mengatakan bahwa Hera melempar Hefaistos dari Olimpus, sedangkan ada pula pendapat bahwa Zeus yang melempar Hefaistos dari langit karena Hefaistos berusaha melindungi Hera dari amarah Zeus. Hefaistos, yang merupakan dewa yang ahli dalam membuat benda-benda, membalas perbuatan Hera dengan menjebaknya sehingga Hera terperangkap di tahta emas. Dia bersedia melepaskan Hera setelah dijanjikan akan dinikahkan dengan dewi cinta, Afrodit.

Dewa lainnya yang kemungkinan merupakan anak Hera dan Zeus adalah Tikhe dan Enyo, karena Enyo disebutkan menemani "saudaranya" Ares ke medan perang.

Pernikahan Hera bukanlah pernikahan yang bahagia, karena Zeus sangat sering berselingkuh dengan banyak dewi maupun manusia. Hera terkenal sebagai dewi yang pemarah dan pendendam. Dia banyak menyiksa dan menganiaya selingkuhan Zeus. Beberapa korbannya yang terkenal antara lain Titan Leto; Kallisto, yang diubah menjadi beruang dan putranya; Io, putri dewa sungai, Inakhos; Semele dan putranya Dionisos, dewa anggur.

Hera juga menganiaya Herakles sepanjang hidupnya, menimpanya dengan kegilaan. Salah satu kejadian paling berat dalam hidup Herakles adalah ketika Hera menjadikan Herakles menggila sehingga Herakles membunuh istri dan anak-anaknya sendiri. Namun amarah Hera juga membuat Herakles memperoleh kejayaan dan ketenaran yang luar biasa. Pada akhirnya, Hera berdamai dengan Herakles ketika Herakels menjadi dewa dan tinggal di Olimpus. Hera bahkan menikahkan Herakles dengan putrinya, Hebe, dewi masa muda.

Berdasarkan geografer Yunani, Pausanias, Hera pada suatu ketika sangat marah kepada Zeus dan meninggalkannya. Hera lalu pergi ke pulau Euboia. Zeus berusaha membujuknay kembali namun gagal, jadi Zeus pun menggunakan tipu daya. Zeus memperoleh saran dari raja bijak di Plataia. Di Gunung Kithairon, Zeus membuat sebuah patung wanita kayu, yang didandani dengan gaun yang mewah. Zeus menaruh patung itu di keretanya, dan mengatakan bahwa perempuan itu akan menjadi pengantin dan istri barunya. Hera mengira bahwa Zeus akan menikahi putri Asopos, yaitu Plataia. Marah karena Zeus akan menikah lagi, Hera bergegas menuju tempat itu dan merobek kerudung pengantin pada patung itu. Ketika tahu bahwa itu hanyalah patung, kemarahan Hera mereda. Setelah itu, Hera kembali berdamai dengan Zeus.

Untuk mengenang peristiwa itu, setiap tujuh tahun diselenggarakan festival di Plataia. Dalam acara tersebut, sebuah kereta yang mengangkut patung wanita (daidala) diarak dari Kithairon ke Plataia, di sana patung itu kemudian dibakar.

Pesta Olahraga Hera juga diselenggaraan untuk memuja sang dewa, dan digelar empat tahun sekali di Olympia. Pesta Olahraga Hera meupakan Pesta Olahraga Panhellen tertua di Yunani, bahkan lebih tua daripada Olimpiade, yang juga digelar di Olimpia. Dalam gelaran ini, para gadis dan wanita muda dapat berpartisipasi, dan tiap juara dianugerahi mahkota zaitun.

Hera berperan besar dalam kejatuhan Pelias. Pada awalnya Pelais membunuh ibu tirinya, Sidero, di kuil Hera, tepatnya di depan altar Hera. Ini membuat Hera marah sehingga Hera pun menyusun rencana untuk membalas Pelias. Dia membantu Iason dan para Argonaut dalam perjalanan mereka. Seusai petualangan itu, Iason membawa Medeia, seorang penyihir, yang berhasil menipu anak-anak Pelias sampai mereka membunuh Pelias, ayah mereka sendiri. Jadi alasan tunggal di balik keseluruhan perjalanan para Argonaut adalah keinginan Hera untuk membuat Pelias mati.

Hera bersama Athena mengendarai kereta perang dalam Perang Troya

Sepanjang Perang Troya, Hera memihak pasukan Yunani. Ini karena Hera marah kepada Paris, pangeran Troya, akibat sang pangeran memberikan apel emas bertuliskan "Yang Tercantik" kepada Afrodit dan bukan kepada Hera. Bahkan setelah Troya jatuh, Hera tetap berusaha menghalang-halangi Aineias dan orang-orang Troya yang selamat ketika mereka sedang berusaha mencari tanah baru di Italia. Dia memicu perang antara Aineias dan suku-suku Latin.

Hera juga pernah murka terhadap seorang wanita bernama Side, karena Side pernah menyombongkan diri sebagai wanita yang lebih cantik daripada Hera. Karena kseombongannya itu, Hera membuang Side ke Dunia Bawah.

Julukan Hera adalah Argeia ("Hera Argos"). Tempat pemujaannya adalah di Argos, Euboia, Samos, dan Stymphalos. Di Argos, dia bersaing dengan Poseidon sebagai dewa utama di kota tersebut. Kontesnya ditentukan oleh tiga dewa sungai di Argolis. Mereka memilih Hera sebagai pemenangnya. Marah karena kalah bersaing, Poseidon mengeringkan air di Argos pada satu musim, dan membuatnya banjir para musim lainnya.

Hera dan merak

Merak adalah burung kesukaan Hera, selain itu Hera juga nampaknya cukup menyukai burung tekukur. Buah kesukaannya adalah apel dan delima.

Sumber: dari sini


readmore...

Hades

Hades

Penguasa dunia bawah adalah Hades putra Kronos dan Rea. Hades adalah dewa dunia kematian, dan dia berkuasa atas dunia bawah lebih daripada Zeus. Hades adalah dewa yang suram tapi tidaklah jahat. Nama lainnya adalah Aïdoneus, bermakna "Yang Tak Terlihat". Dalam Titanomakhia, Hades bertempur melawan para Titan menggunakan helm kegelapannya, yang dapat membuat pemakainya menjadi tidak terlihat.

Setelah menglahkan para Titran, Hades memperoleh dunia bawah sebagai wilayah kekuasaannya. Dia jarang meninggalkan dunia bawah. Suatu ketika dia meninggalkan dunia bawah dengan mengendarai kereta perang yang ditarik oleh kuda hitam. Dia lalu menculik Persefone, putri Zeus dan Demeter. Hades ingin menjadikan Persefone seabgai istri dan ratunya di dunia bawah. Untuk berkompromi dengan Demeter, Hades mengizinkan Persefone tinggal di dunai atas selama setengah tahun, dan setengah tahunnya lagi Persefone akan tinggal di dunia bawah.

Dalam perang antara Herakles melawan Neleus, raja suku Pylos, untuk suatu alasan, Hades meninggalkan dunia bawah dan berpihak pada Neleus dan suku Pylos. Akibatnya Hades pun terluka oleh panah Herakles.
Ketika sedang menjalankan tugas terakhirnya, Herakles menemukan Theseus dan Peirithos yang terkurung di dunia bawah. Mereka menjadi seperti itu karena mereka hendak menculik Persefone namun rencana mereka telah diketahui oleh Hades. Herakles membebaskan Theseus namun tak sempat menolong Peirithos.

Hades dan Persefone terpesonea oleh musik dan nyanyian Orfeus, yang telah kehilangan istrinya Euridike. Hades mengizinkan Orfeus untuk membawa kembali istrinya ke dunia atas, dengan syarat bahwa dalam perjalanan ke dunia atas Orfeus tidak boleh menengok ke belakang. Sayangnya Orfeus malah menengok ke belakang sehingga arwah istrinya kembali ke dunia bawah. Hades menolak memberi Orfeus kesempatan kedua.

Berdasarkan Ovdidius dan geografer Strabo, Hades berselingkuh dengan seorang nimfa bernama Minthe. Persefone marah dan mengubah Minthe menjadi tanaman yang kini dikenal sebagai tanaman mint.

Hades memiliki hewan ternak yang dia tempatkan di dekat ternak Gerion, di dekat Eritheia. Gembala Hades bernama Menoites. Ketika Herakles merebut ternak Gerion, Meniotes menghadap Hades untuk menyampaikan berita tersebut.

Elis adalah satu-satunya kota yang memiliki kuil untuk Hades. Orang-orang Elis adalah satu-satunya suku yang menyembahnya. Kuil itu dibangun setelah perang antara Herakles melawan Neelus di Pylos. Sekali setahun, hanya para pendeta yang diperbolehkan memmasuki kuil Hades.

Sumber: dari sini
readmore...

Poseidon

Dewa Poseidon

Poseidon adalah penguasa laut sekaligus dewa gempa bumi dan kuda. Dia adalah putra Titan Kronos dan Rea. Dalam mitologi Romawi, dia dikenal sebagai Neptunus.

Setelah membantu adiknya Zeus dalam mengalahkan Kronos dan mengurung para Titan lainnya di Tartaros, Poseidon memperoleh lautan sebagai daerah kekuasaannya. Jika tidak sedang berada di Olimpus, Poseidon biasanya dia tinggal bersama ratu sekaligus istrinya, Amfitrit, di istana abwah airnya di Aigeia. Poseidon adalah ayah dewa laut Triton, dan dua orang anak perempuan - Rhodes dan Benthesikime.

Poseidon menaiki kereta perang yang ditarik oleh Hippokampos

Poseidon selalu digambarkan sebagai pria berotot dan berjanggut yang membawa trisula yang kuat. Satu pukulan dari trisulannya dapat menghancurkan sebuah batu yang sangat besar. Dia menaiki kereta perang yang ditarik dua ekor Hippokampos di atas air. Dalam Theogonia karya Hesiodos, Poseidon disebut sebagai Yang Berambut Gelap.

Seperti banyak dewa laut lainnya, Poseidon memiliki kemampuan untuk berubah wujud, namun tidak seperti beberapa dewa laut, Poseidon tidak memiliki kekuatan meramal. Poseidon pernah jatuh cinta dan berusaha memperkosa saudarinya sendiri, Demeter. Demeter mengubah wujud menjadi seekor kuda betina supaya dapat lolos. Poseidon pun ikut berubah menjadi seekor kuda jantan dan dalam wujud itu dia memperkosa Demeter. Dari hubungan itu lahirlan seekor kuda abadi yang bernama Areion, dan seorang anak perempuan yang disebut Despoina (dewi kuda). Poseidon disebut juga sebagai dewa kuda dengan julukan berupa Hippios (atau Konsos).

Poseidon memegang trisula

Julukan Poseidon yang paling terkenal adalah Enosikhthon ("Pengguncang Bumi"), yang juga ditemukan pada lembaran Linear B di Knossos: E-NE-SI-DA-O-NE (Enosidas). Julukannya yang lain adalah Gaieokhos ("penjaga bumi").

Poseidon juga merupakan ayah kuda terkenal lainnya, yaitu Pegasus. Ketika Poseidon Medusa di kuil Athena, dewi Athena marah dan mengubah Medua menjadi seorang monster yang disebut Gorgon. Ketika Perseus memenggal kepala Medusa, Pegasus dan raksasa Khrisaor muncul dari cipratan darah dari kepala Medusa.

Seperti halnya adiknya, Zeus, Poseidon juga senang memperkosa para nimfa maupun manusia perempuan. Dia memiliki banyak anak akibat kelakukannya itu. Beberapa anaknya berukuran raksasa, misalnya Antaios, Otos dan Efialtes, Kiklops Polifemos, dan kemungkinan Orion sang pemburu.

Poseidon memiliki dua anak yang penting yang kemudian ikut berlayar bersama Iasonwithout getting his feet wet. Euphemus played an important role in the Clashing Rocks episode and later on when their ship was stranded in Libya. See. Salah satu dari mereka adalah Ankaios yang beribu Astipaleia. Dia merupakan nakhoda dari Miletos yang handal. Erginos juga merupakan putranya, dan meruupakan saudara Ankaios, namun Erginos tidak banyak berperan penting. Argonaut penting lainnya adalah Euphemos, yang ibu Europe, putri Titios. Euphemos merupakan pelari yang hebat, dia dapat berlari di atas permukaan air.

Putranya yang paling terkenal adalah pahlawan dari kota Athena, Theseus, yang beribu Aithera, meskipun beberapa mengatakan bahwa ayah Theseus adalah Aigeus.

Poseidon benci kepada bangsa Troya dan ini diakibatkan oleh tindakan salah seorang raja Troya, Laomedon, ayah Priamos. Suatu ketika Zeus menghukum Poseidon dan Apollo dan memerintahkan mereka bekerja membangun tembok pertahanan untuk kota Troya. Laomedon bejanji akan memberikan imbalan kepada para dewa itu berupa anggur emas. Ketika temboknya sudah selesai, Laomedon melanggar janjinya, dia tak mau memberikan imbalan bagi mereka. Poseidon marah dan mengirim monster laut untuk menghukum Troya, namun monster tersebut pada akhirnya dibunuh oleh Herakles. Karena insiden itulah, pada Perang Troya dia memihak pasukan Yunani. Meskipun demikian, Poseidon tetap menyelamatkan Aineias, pahlawan Troya putra Afrodit dan Ankhises. Dia menjauhkan Aineias dari Akhilles karena Aineias ditakdirkan untuk kelak memimpin bangsa Troya.

Hewan kesukaan Poseidon adalah kuda dan banteng, serta lumba-lumba, sedangkan pohon kesukaannya adalah pohon pinus. Tempat pemujaannya adalah di Korinthos, Troezen dan Athena, di sana dia pernah bersaing dengan dewa-dewa lainnya.

Poseidon bersama Amfitrite dan Tritoner

Di Argos, Poseidon kalah dari Hera sebagai dewa yang paling disembah. Akibatnya Poseidon marah dan kadang-kadang dia membuat sungai di Argos menjadi kering, lain waktu dia membuat air membanjiri kota Argos.
Di Athena, Poseidon bersaing dengan dewi Athena. Poseidon menunjukkan kekuatannya dengan memukul sebongkah batu dengan trisulanya, menyebabkan keluarnya air laut dari mata air di Akropolis. Sementara Athena menumbuhkan sebatang pohon zaitun di dekat mata air tersebut. Ditentukan bahwa seluruh warga Athena akan memilih dewa mana yang akan menjadi dewa utama di kota tersebut. Semua pria memilih Poseidon, sedangkan semua wanitanya memilih Athena. Akhirnya Athena menang dengan keunggulan satu suara. Posiedon marah besar dan membuat daerah Attika, yang meliputi kota Athena dan daerah sekitarnya, mangalami banjir. Untuk menentramkan Poseidon, rakyat Athena memutuskan untuk menyembah Poseidon juga. Mereka juga menetapkan bahwa di kemudian hari, para wanita tidak diperbolehkan untuk memilih. Poseidon pun kini tak lagi marah.
Poseidon juga pernah bersaing dengan Helios, dewa matahari, untuk disembah di kota Korinthos. Rakyat Korinthos, yang takut membuat salah satu dewa marah, akhirnya memilih untuk mempersembahkan Isthmos di Korinthos untuk Poseidon, sedangkan Heliso memperoleh Akrokorinthos (citadel Korinthos). Pesta Olahraga Isthmos digelar untuk menyembah Poseidona.
Poseidon merupakan dewa yang penting pada peradaban Mykenai pra-Hellen karena namanya, PO-SE-DA-O-NE, muncul dalam lembaran Linear B. Namnya dalam bentuk feminin juga muncul dalam lembaran tersebut, yaitu, PO-SI-DA-E-JA. Pusat pemujaannya adalah di Pylos pada Zaman Perunggu. Poseidon merupakan ayah si kembar Pelias dan Neleus dari hubungannya dengan Tiro. Ketika Pelias berkuasa di Iolkos, Neleus pindah ke Pylos dan menjadi ayah bagi Nestor.

Sumber: dari sini



readmore...

Zeus

Dewa Zeus

Zeus adalah raja para dewa dan penguasa langit. Dia adalah putra Titan Kronos dan Rea. Bangsa Romawi mengenalnya sebagai Jupiter atau Jove.

Zeus adalah adik Hestia, Poseidon, Hades, Demeter dan Hera. Zeus adalah yang paling bungsu di antara saudara-saudaranya.

Zeus duduk di tahtanya ditemani oleh dewa Hermes dan dewi Athena

Kakak-kakak Zeus ditelan oleh ayahnya, karena suatu ramalan menyatakan bahwa Kronos akan dikalahkan oleh anak-anaknya. Zeus kemungkinan lahir di Arkadia atau Kreta. Dia tidak sempat ditelan oleh ayahnya, karena ibunya, Rea, memberikan Kronos sebuah batu berselimutkan kain dan berpura-pura bahwa itu adalah bayi Zeus. Kronos percaya dan menelan begitu saja batu itu. Bayi Zeus disembunyikan kemungkinan di Gunung Dikte atau Gunung Ida di Kreta, di sana dia dibesarkan oleh para nimfa gunung dan memperoleh susu dari seekor kambing bernama Amalthea. Jika Zeus sedang menangis, para Kouretes akan menari dan memukulkan tombak pada perisai mereka untuk menutupi suara tangisan Zeus. Setelah dewasa, Zeus membebaskan kakak-kakaknya dari dalam perut Kronos dengan cara menyuguhkan ramuan pada Kronos, yang membuatnya memuntahkan semua yang pernah ditelannya.

Dibantu oleh Poseidon dan Hades, serta oleh para Kiklops dan Hekatonkhire, Zeus berhasil mengalahkan Kronos dan menggantikannya sebagai pemimpin para dewa. Dia mengurung Kronos beserta para Titan pria lainnya di Tartaros. Ketika mereka membagi-bagi dunia, Zeus memperoleh langit, mengendalikan awan, hujan dan badai. Zeus, beserta Poseidon dan Hades, bersama-sama berkuasa atas bumi dan Olimpus, namun Zeus dengan cepat diakui sebagai penguasai tertinggi atas para dewa dan umat manusia. Dia juga merupakan dewa yang terkuat karena memiliki petir, yang dibuat oleh para Kiklops untuknya dalam perang melawan para Titan.

Zeus menikah tiga kali. Istri pertamanya adalah Metis. Setelah mendengar ramalan Gaia bahwa putranya kelak akan mengalahkannya, Zeus dengan segera menelan Metis untuk mencegah terwujudnya ramalan itu. Saat itu Metis sedang hamil, dan ketika tiba saatnya Metis melahitkan, Athena pun terlahir dari kepala Zeus dengan berbaju perang lengkap.

Istri keduanya adalah Titan Themis, yang merupakan ibu para Horai dan kemungkinan para Morai juga.

Zeus juga menikahi kakak perempuannya, Hera. Dari hubungan ini, dia memperoleh beberapa anak, yaitu Ares, Hebe, dan Eileithyia. Beberapa pendapat mengatakan bahwa Hefaistos juga adalah anak Zeus dan Hera, meskipun kisah yang lebih terkenal menyebutkan bahwa Hera melahirkan Hefaistos tanpa ayah. Anak-anaknya yang lain kemungkinan adalah Eris dan Enyo, terutama karena keduanya sering disebut sebagai saudari Ares.

Zeus berselingkuh dengan banyak dewi dan manusia. Dari Titan Leto, dia menjadi ayah Apollo dan Artemis. Seorang Pleiades bernama Maia memberikannya seorang putra bernama Hermes. Menurut beberapa kisah, Zeus juga adalah ayah Afrodit dari hubungannya dengan Dione, yang kemungkinan adalah putri Okeanos atau Tethis. Dengan demikian Zeus kemungkinan adalah ayah dari semua dewa Olimpus muda.

Dari hubungannya dengan Demeter, Zeus menjadi ayah Persefone. Dewa penting lainnya yang merupakan anak Zeus adalah Dionisos atau Bakkhos, yang ibunya adalah putri dari Thebes bernama Semele, anak Kadmos dan Harmonia.

Menurut mitos Orfik, setelah melahirkan Zeus, Rea mengganti namanya menjadi Demeter. Zeus lalu memperkosanya, dan Rea/Demeter melahirkan Persefone. Zeus kemudian memperkosa putrinya itu sehingga memperoleh anak bernama Dionisos pertama atau Zagreus, namun para Titan membunuh bayi Dionisos itu. Zeus lalu memperkosa Semele dan menjadi ayah Dionisos kedua.

Zeus bercinta dengan banyak manusia perempuan, sehingga memiliki banyak anak. Banyak dari anaknya yang menjadi raja, sedangkan yang lainnya menjadi pahlawan hebat.

Manusia yang pernah diperkosa oleh Zeus adalah Io, putri dewa sungai Inakhos. Dalam wujud banteng, Zeus pernah membawa kabur Europa ke pulau Kreta dan di sana mereka bercinta hingga terlahirlah Minos, Rhadamanthis (Rhadamanthos) dan Sarpedon. Zeus mengubah wujud menjadi pancuran emas dan memperkosa Danae, yang sedang dikurung oleh ayahnya di sebuah menara. Danae lalu melahirkan Perseus. Zeus juga menghamili Alkmene dengan menyamar sebagai suaminya. Dari hubungan itu Alkmene melahirkan Herakles.

Di Sparta, Zeus memperkosa Leda dalam wujud angsa, dan menjadi ayah Polideukes dan Helene. Dalam versi lainnya yang diperkosa oleh Zeus dalam wujud angsa dan kemudian melahirkan Helene adalah dewi Nemesis, sedangkan Leda hanya membesarkan bayi Helene.

Zeus memiliki banyak julukan, di antaranya Basileus (raja), Mekhaneus (pengatur dan penemu), Moiragete (pembimbing para Moirai), Meilikhios, Panhellenios, Soter (penyelamat), dan Terminalis (pelindung perbatasan). Tempat pemujaannya yang utama adalah di Arkadia, Kreta, Dodona, dan Rhodos. Hewan kesukaannya adalah elang, yang melambangkan kekuasaan. Pohon kesukaannya adalah ek, simbol kekuatan. Pohon zaitun juga keramat baginya. Zeus memiliki kereta perang yang ditarik kuda bersayap, yang pernah digunakan untuk mengejar Tifon, monster naga keturunan Gaia.

Zeus melawan para Gigant

Di Athena, festival Diasia diselenggarakan untuk memuja Zeus dan diadakan pada akhir Februari atau awal Maret. Olimpiade juga diadakan untuk menghormatinya empat tahun sekali di kota Olympia di Elis.

Sumber: dari sini


readmore...

Dewa Olimpus

Beberapa Dewa Olimpus

Dewa-Dewi Olimpus adalah sekelompok dewa yang berkuasa di dunia setelah masa para Titan. Mereka disebut dewa Olimpus karena tinggal di istana di Gunung Olimpus, dibangun oleh para Kiklops atau mungkin oleh Hefaistos. Dewa Olimpus biasanya disebutkan berjumlah dua belas. Enam dewa Olimpus merupakan anak Titan Kronos dan Rea, sisanya sebagian besar adalah keturunan Zeus.

Daftar anggota dewa Olimpus berbeda-beda menurut tiap sumber kuno. Dalam salah satu versi Pantheon, terdapat Hades, dewa dunia bawah, namun tradisi yang paling umum memiliki Demeter, dewi pertanian, dalam daftar. Hades kemungkinan merupakan dewa Olimpus ketika dia bersama saudara-saudaranya berjuang dalam perang melawan para Titan. Alasan dia jarang dianggap sebagai dewa Olimpus adakah karena Hades jarang meninggalkan kediamanna di Dunia Bawah, sehingga saudarinya, Demeter, lebih dianggap sebagai dewa Olimpus.

Dari semua dewa Olimpus, Hestia, dewi perapian, merupakan yang paling kurang dikenal dan kurang aktif dalam mitologi. Berdasarkan mitos Dionisos, Hestia mundur dari posisinya dan digantikan oleh Dionisos.

Di bawah ini adalah beberapa daftar pantheon Olimpus.

Pantheon yang mungkin Pantheon paling terkenal Mitos Dionisos
Zeus Zeus Zeus
Hera Hera Hera
Poseidon Poseidon Poseidon
Hades Demeter Demeter
Hestia Hestia Dionisos
Athena Athena Athena
Apollo Apollo Apollo
Artemis Artemis Artemis
Hermes Hermes Hermes
Ares Ares Ares
Afrodit Afrodit Afrodit
Hefaistos Hefaistos Hefaistos

Dewa-dewi berikut ini adalah anak-anak Titan Kronos dan Rea: Hestia (tertua) , Poseidon, Hades, Demeter, Hera, dan Zeus (termuda). Mereka kemungkinan besar merupakan dewa Olimpus awal.

Di antara dewa-dewi Olimpus muda, sebagian besarnya merupakan anak Zeus, tapi hanya Ares yang merupakan anak dari Zeus dan Hera. Sementara itu ada perbedaan pendapat mengenai apakah Hefaistos merupakan anak Zeus atau bukan. Hefaistos terkadang disebutkan sebagai putra Zeus dan Hera sedangkan pendapat lainnya mengatakan bahwa Hefaistos lahir tanpa ayah. Menurut mitos ini, Hera melahirkan Hefaistos tanpa pasangan karena iri melihat Zeus melahirkan Athena tanpa pasangan, yang sebenarnya tak terlalu benar juga.

Dari istri keduanya, Okeanid Metis, Zeus menjadi ayah Athena. Zeus menelan sang Okeanid yang sedang hamil, setelah mendengar ramalan bahwa Metis akan melahirkan seorang putra yang lebih hebat daripada Zeus. Jadi Athena memiliki ibu, hanya saja dia tak dilahirkan dari ibunya. Athena dilahirkan dari kepala Zeus. Intinya adalah banhwa Hefaistos dipercaya tak memiliki ayah oleh beberapa penulis, karena Hera berusaha meniru kelahiran Athena yang luar biasa.

Zeus adalah ayah Hermes, dari hubungannya dengan Plead Maia. Zeus juga menjadi ayah dewa kembar, Apollo dan Artemis, dari hubungannya dengan Titan Leto.

Ada beberapa pendapat mengenai silsilah dewi cinta Afrodit. Beberapa penulis, seperti Homeros dan Apollodoros, mengatakan bahwa Afrodit merupakan putri Zeus dengan dewi Dione. Sementara yang lainnya, seperti Hesiodos, menyebutkan bahwa Afrodit terlahir dari buih lautan yang terbentuk dari alat kelamin Uranus yang terpotong. Pendapat kedua menarik karena berkaitan dengan nama Afrodit, yang berasal dari kata aphros ("buih").

Dionisos adalah satu-satunya dewa Olimpus yang lahir dari manusia, yaitu Semele, putri Kadmos dan Harmonia, (meskipun di kemudian hari dia menjadi seorang dewi dalam mitos Dionisos). Dionisos adalah seorang dewa, yang terlahir dua kali. Menurut mitos tentang Dionisos, Hestia merupakan dewa Olimpus namun dia mundur dan digantikan oleh Dionisos ketika sang dewa muda mulai tinggal di Olimpus. Beberapa penulis menyebutkan bahwa Dionisos merupakan putra Zeus dan Persefone.

Berikut ini adalah dua generasi Dewa Olimpus

Generasi Pertama

  • Zeus
  • Poseidon
  • Hades
  • Hera
  • Demeter
  • Hestia

Generasi Kedua

  • Apollo
  • Hermes
  • Ares
  • Hefaistos
  • Dionisos
  • Athena
  • Artemis
  • Afrodit
Sumber: dari sini
readmore...
Jasa Desain Cover