Social Icons

Senin, 01 April 2013

Poseidon

Dewa Poseidon

Poseidon adalah penguasa laut sekaligus dewa gempa bumi dan kuda. Dia adalah putra Titan Kronos dan Rea. Dalam mitologi Romawi, dia dikenal sebagai Neptunus.

Setelah membantu adiknya Zeus dalam mengalahkan Kronos dan mengurung para Titan lainnya di Tartaros, Poseidon memperoleh lautan sebagai daerah kekuasaannya. Jika tidak sedang berada di Olimpus, Poseidon biasanya dia tinggal bersama ratu sekaligus istrinya, Amfitrit, di istana abwah airnya di Aigeia. Poseidon adalah ayah dewa laut Triton, dan dua orang anak perempuan - Rhodes dan Benthesikime.

Poseidon menaiki kereta perang yang ditarik oleh Hippokampos

Poseidon selalu digambarkan sebagai pria berotot dan berjanggut yang membawa trisula yang kuat. Satu pukulan dari trisulannya dapat menghancurkan sebuah batu yang sangat besar. Dia menaiki kereta perang yang ditarik dua ekor Hippokampos di atas air. Dalam Theogonia karya Hesiodos, Poseidon disebut sebagai Yang Berambut Gelap.

Seperti banyak dewa laut lainnya, Poseidon memiliki kemampuan untuk berubah wujud, namun tidak seperti beberapa dewa laut, Poseidon tidak memiliki kekuatan meramal. Poseidon pernah jatuh cinta dan berusaha memperkosa saudarinya sendiri, Demeter. Demeter mengubah wujud menjadi seekor kuda betina supaya dapat lolos. Poseidon pun ikut berubah menjadi seekor kuda jantan dan dalam wujud itu dia memperkosa Demeter. Dari hubungan itu lahirlan seekor kuda abadi yang bernama Areion, dan seorang anak perempuan yang disebut Despoina (dewi kuda). Poseidon disebut juga sebagai dewa kuda dengan julukan berupa Hippios (atau Konsos).

Poseidon memegang trisula

Julukan Poseidon yang paling terkenal adalah Enosikhthon ("Pengguncang Bumi"), yang juga ditemukan pada lembaran Linear B di Knossos: E-NE-SI-DA-O-NE (Enosidas). Julukannya yang lain adalah Gaieokhos ("penjaga bumi").

Poseidon juga merupakan ayah kuda terkenal lainnya, yaitu Pegasus. Ketika Poseidon Medusa di kuil Athena, dewi Athena marah dan mengubah Medua menjadi seorang monster yang disebut Gorgon. Ketika Perseus memenggal kepala Medusa, Pegasus dan raksasa Khrisaor muncul dari cipratan darah dari kepala Medusa.

Seperti halnya adiknya, Zeus, Poseidon juga senang memperkosa para nimfa maupun manusia perempuan. Dia memiliki banyak anak akibat kelakukannya itu. Beberapa anaknya berukuran raksasa, misalnya Antaios, Otos dan Efialtes, Kiklops Polifemos, dan kemungkinan Orion sang pemburu.

Poseidon memiliki dua anak yang penting yang kemudian ikut berlayar bersama Iasonwithout getting his feet wet. Euphemus played an important role in the Clashing Rocks episode and later on when their ship was stranded in Libya. See. Salah satu dari mereka adalah Ankaios yang beribu Astipaleia. Dia merupakan nakhoda dari Miletos yang handal. Erginos juga merupakan putranya, dan meruupakan saudara Ankaios, namun Erginos tidak banyak berperan penting. Argonaut penting lainnya adalah Euphemos, yang ibu Europe, putri Titios. Euphemos merupakan pelari yang hebat, dia dapat berlari di atas permukaan air.

Putranya yang paling terkenal adalah pahlawan dari kota Athena, Theseus, yang beribu Aithera, meskipun beberapa mengatakan bahwa ayah Theseus adalah Aigeus.

Poseidon benci kepada bangsa Troya dan ini diakibatkan oleh tindakan salah seorang raja Troya, Laomedon, ayah Priamos. Suatu ketika Zeus menghukum Poseidon dan Apollo dan memerintahkan mereka bekerja membangun tembok pertahanan untuk kota Troya. Laomedon bejanji akan memberikan imbalan kepada para dewa itu berupa anggur emas. Ketika temboknya sudah selesai, Laomedon melanggar janjinya, dia tak mau memberikan imbalan bagi mereka. Poseidon marah dan mengirim monster laut untuk menghukum Troya, namun monster tersebut pada akhirnya dibunuh oleh Herakles. Karena insiden itulah, pada Perang Troya dia memihak pasukan Yunani. Meskipun demikian, Poseidon tetap menyelamatkan Aineias, pahlawan Troya putra Afrodit dan Ankhises. Dia menjauhkan Aineias dari Akhilles karena Aineias ditakdirkan untuk kelak memimpin bangsa Troya.

Hewan kesukaan Poseidon adalah kuda dan banteng, serta lumba-lumba, sedangkan pohon kesukaannya adalah pohon pinus. Tempat pemujaannya adalah di Korinthos, Troezen dan Athena, di sana dia pernah bersaing dengan dewa-dewa lainnya.

Poseidon bersama Amfitrite dan Tritoner

Di Argos, Poseidon kalah dari Hera sebagai dewa yang paling disembah. Akibatnya Poseidon marah dan kadang-kadang dia membuat sungai di Argos menjadi kering, lain waktu dia membuat air membanjiri kota Argos.
Di Athena, Poseidon bersaing dengan dewi Athena. Poseidon menunjukkan kekuatannya dengan memukul sebongkah batu dengan trisulanya, menyebabkan keluarnya air laut dari mata air di Akropolis. Sementara Athena menumbuhkan sebatang pohon zaitun di dekat mata air tersebut. Ditentukan bahwa seluruh warga Athena akan memilih dewa mana yang akan menjadi dewa utama di kota tersebut. Semua pria memilih Poseidon, sedangkan semua wanitanya memilih Athena. Akhirnya Athena menang dengan keunggulan satu suara. Posiedon marah besar dan membuat daerah Attika, yang meliputi kota Athena dan daerah sekitarnya, mangalami banjir. Untuk menentramkan Poseidon, rakyat Athena memutuskan untuk menyembah Poseidon juga. Mereka juga menetapkan bahwa di kemudian hari, para wanita tidak diperbolehkan untuk memilih. Poseidon pun kini tak lagi marah.
Poseidon juga pernah bersaing dengan Helios, dewa matahari, untuk disembah di kota Korinthos. Rakyat Korinthos, yang takut membuat salah satu dewa marah, akhirnya memilih untuk mempersembahkan Isthmos di Korinthos untuk Poseidon, sedangkan Heliso memperoleh Akrokorinthos (citadel Korinthos). Pesta Olahraga Isthmos digelar untuk menyembah Poseidona.
Poseidon merupakan dewa yang penting pada peradaban Mykenai pra-Hellen karena namanya, PO-SE-DA-O-NE, muncul dalam lembaran Linear B. Namnya dalam bentuk feminin juga muncul dalam lembaran tersebut, yaitu, PO-SI-DA-E-JA. Pusat pemujaannya adalah di Pylos pada Zaman Perunggu. Poseidon merupakan ayah si kembar Pelias dan Neleus dari hubungannya dengan Tiro. Ketika Pelias berkuasa di Iolkos, Neleus pindah ke Pylos dan menjadi ayah bagi Nestor.

Sumber: dari sini



readmore...

Zeus

Dewa Zeus

Zeus adalah raja para dewa dan penguasa langit. Dia adalah putra Titan Kronos dan Rea. Bangsa Romawi mengenalnya sebagai Jupiter atau Jove.

Zeus adalah adik Hestia, Poseidon, Hades, Demeter dan Hera. Zeus adalah yang paling bungsu di antara saudara-saudaranya.

Zeus duduk di tahtanya ditemani oleh dewa Hermes dan dewi Athena

Kakak-kakak Zeus ditelan oleh ayahnya, karena suatu ramalan menyatakan bahwa Kronos akan dikalahkan oleh anak-anaknya. Zeus kemungkinan lahir di Arkadia atau Kreta. Dia tidak sempat ditelan oleh ayahnya, karena ibunya, Rea, memberikan Kronos sebuah batu berselimutkan kain dan berpura-pura bahwa itu adalah bayi Zeus. Kronos percaya dan menelan begitu saja batu itu. Bayi Zeus disembunyikan kemungkinan di Gunung Dikte atau Gunung Ida di Kreta, di sana dia dibesarkan oleh para nimfa gunung dan memperoleh susu dari seekor kambing bernama Amalthea. Jika Zeus sedang menangis, para Kouretes akan menari dan memukulkan tombak pada perisai mereka untuk menutupi suara tangisan Zeus. Setelah dewasa, Zeus membebaskan kakak-kakaknya dari dalam perut Kronos dengan cara menyuguhkan ramuan pada Kronos, yang membuatnya memuntahkan semua yang pernah ditelannya.

Dibantu oleh Poseidon dan Hades, serta oleh para Kiklops dan Hekatonkhire, Zeus berhasil mengalahkan Kronos dan menggantikannya sebagai pemimpin para dewa. Dia mengurung Kronos beserta para Titan pria lainnya di Tartaros. Ketika mereka membagi-bagi dunia, Zeus memperoleh langit, mengendalikan awan, hujan dan badai. Zeus, beserta Poseidon dan Hades, bersama-sama berkuasa atas bumi dan Olimpus, namun Zeus dengan cepat diakui sebagai penguasai tertinggi atas para dewa dan umat manusia. Dia juga merupakan dewa yang terkuat karena memiliki petir, yang dibuat oleh para Kiklops untuknya dalam perang melawan para Titan.

Zeus menikah tiga kali. Istri pertamanya adalah Metis. Setelah mendengar ramalan Gaia bahwa putranya kelak akan mengalahkannya, Zeus dengan segera menelan Metis untuk mencegah terwujudnya ramalan itu. Saat itu Metis sedang hamil, dan ketika tiba saatnya Metis melahitkan, Athena pun terlahir dari kepala Zeus dengan berbaju perang lengkap.

Istri keduanya adalah Titan Themis, yang merupakan ibu para Horai dan kemungkinan para Morai juga.

Zeus juga menikahi kakak perempuannya, Hera. Dari hubungan ini, dia memperoleh beberapa anak, yaitu Ares, Hebe, dan Eileithyia. Beberapa pendapat mengatakan bahwa Hefaistos juga adalah anak Zeus dan Hera, meskipun kisah yang lebih terkenal menyebutkan bahwa Hera melahirkan Hefaistos tanpa ayah. Anak-anaknya yang lain kemungkinan adalah Eris dan Enyo, terutama karena keduanya sering disebut sebagai saudari Ares.

Zeus berselingkuh dengan banyak dewi dan manusia. Dari Titan Leto, dia menjadi ayah Apollo dan Artemis. Seorang Pleiades bernama Maia memberikannya seorang putra bernama Hermes. Menurut beberapa kisah, Zeus juga adalah ayah Afrodit dari hubungannya dengan Dione, yang kemungkinan adalah putri Okeanos atau Tethis. Dengan demikian Zeus kemungkinan adalah ayah dari semua dewa Olimpus muda.

Dari hubungannya dengan Demeter, Zeus menjadi ayah Persefone. Dewa penting lainnya yang merupakan anak Zeus adalah Dionisos atau Bakkhos, yang ibunya adalah putri dari Thebes bernama Semele, anak Kadmos dan Harmonia.

Menurut mitos Orfik, setelah melahirkan Zeus, Rea mengganti namanya menjadi Demeter. Zeus lalu memperkosanya, dan Rea/Demeter melahirkan Persefone. Zeus kemudian memperkosa putrinya itu sehingga memperoleh anak bernama Dionisos pertama atau Zagreus, namun para Titan membunuh bayi Dionisos itu. Zeus lalu memperkosa Semele dan menjadi ayah Dionisos kedua.

Zeus bercinta dengan banyak manusia perempuan, sehingga memiliki banyak anak. Banyak dari anaknya yang menjadi raja, sedangkan yang lainnya menjadi pahlawan hebat.

Manusia yang pernah diperkosa oleh Zeus adalah Io, putri dewa sungai Inakhos. Dalam wujud banteng, Zeus pernah membawa kabur Europa ke pulau Kreta dan di sana mereka bercinta hingga terlahirlah Minos, Rhadamanthis (Rhadamanthos) dan Sarpedon. Zeus mengubah wujud menjadi pancuran emas dan memperkosa Danae, yang sedang dikurung oleh ayahnya di sebuah menara. Danae lalu melahirkan Perseus. Zeus juga menghamili Alkmene dengan menyamar sebagai suaminya. Dari hubungan itu Alkmene melahirkan Herakles.

Di Sparta, Zeus memperkosa Leda dalam wujud angsa, dan menjadi ayah Polideukes dan Helene. Dalam versi lainnya yang diperkosa oleh Zeus dalam wujud angsa dan kemudian melahirkan Helene adalah dewi Nemesis, sedangkan Leda hanya membesarkan bayi Helene.

Zeus memiliki banyak julukan, di antaranya Basileus (raja), Mekhaneus (pengatur dan penemu), Moiragete (pembimbing para Moirai), Meilikhios, Panhellenios, Soter (penyelamat), dan Terminalis (pelindung perbatasan). Tempat pemujaannya yang utama adalah di Arkadia, Kreta, Dodona, dan Rhodos. Hewan kesukaannya adalah elang, yang melambangkan kekuasaan. Pohon kesukaannya adalah ek, simbol kekuatan. Pohon zaitun juga keramat baginya. Zeus memiliki kereta perang yang ditarik kuda bersayap, yang pernah digunakan untuk mengejar Tifon, monster naga keturunan Gaia.

Zeus melawan para Gigant

Di Athena, festival Diasia diselenggarakan untuk memuja Zeus dan diadakan pada akhir Februari atau awal Maret. Olimpiade juga diadakan untuk menghormatinya empat tahun sekali di kota Olympia di Elis.

Sumber: dari sini


readmore...

Dewa Olimpus

Beberapa Dewa Olimpus

Dewa-Dewi Olimpus adalah sekelompok dewa yang berkuasa di dunia setelah masa para Titan. Mereka disebut dewa Olimpus karena tinggal di istana di Gunung Olimpus, dibangun oleh para Kiklops atau mungkin oleh Hefaistos. Dewa Olimpus biasanya disebutkan berjumlah dua belas. Enam dewa Olimpus merupakan anak Titan Kronos dan Rea, sisanya sebagian besar adalah keturunan Zeus.

Daftar anggota dewa Olimpus berbeda-beda menurut tiap sumber kuno. Dalam salah satu versi Pantheon, terdapat Hades, dewa dunia bawah, namun tradisi yang paling umum memiliki Demeter, dewi pertanian, dalam daftar. Hades kemungkinan merupakan dewa Olimpus ketika dia bersama saudara-saudaranya berjuang dalam perang melawan para Titan. Alasan dia jarang dianggap sebagai dewa Olimpus adakah karena Hades jarang meninggalkan kediamanna di Dunia Bawah, sehingga saudarinya, Demeter, lebih dianggap sebagai dewa Olimpus.

Dari semua dewa Olimpus, Hestia, dewi perapian, merupakan yang paling kurang dikenal dan kurang aktif dalam mitologi. Berdasarkan mitos Dionisos, Hestia mundur dari posisinya dan digantikan oleh Dionisos.

Di bawah ini adalah beberapa daftar pantheon Olimpus.

Pantheon yang mungkin Pantheon paling terkenal Mitos Dionisos
Zeus Zeus Zeus
Hera Hera Hera
Poseidon Poseidon Poseidon
Hades Demeter Demeter
Hestia Hestia Dionisos
Athena Athena Athena
Apollo Apollo Apollo
Artemis Artemis Artemis
Hermes Hermes Hermes
Ares Ares Ares
Afrodit Afrodit Afrodit
Hefaistos Hefaistos Hefaistos

Dewa-dewi berikut ini adalah anak-anak Titan Kronos dan Rea: Hestia (tertua) , Poseidon, Hades, Demeter, Hera, dan Zeus (termuda). Mereka kemungkinan besar merupakan dewa Olimpus awal.

Di antara dewa-dewi Olimpus muda, sebagian besarnya merupakan anak Zeus, tapi hanya Ares yang merupakan anak dari Zeus dan Hera. Sementara itu ada perbedaan pendapat mengenai apakah Hefaistos merupakan anak Zeus atau bukan. Hefaistos terkadang disebutkan sebagai putra Zeus dan Hera sedangkan pendapat lainnya mengatakan bahwa Hefaistos lahir tanpa ayah. Menurut mitos ini, Hera melahirkan Hefaistos tanpa pasangan karena iri melihat Zeus melahirkan Athena tanpa pasangan, yang sebenarnya tak terlalu benar juga.

Dari istri keduanya, Okeanid Metis, Zeus menjadi ayah Athena. Zeus menelan sang Okeanid yang sedang hamil, setelah mendengar ramalan bahwa Metis akan melahirkan seorang putra yang lebih hebat daripada Zeus. Jadi Athena memiliki ibu, hanya saja dia tak dilahirkan dari ibunya. Athena dilahirkan dari kepala Zeus. Intinya adalah banhwa Hefaistos dipercaya tak memiliki ayah oleh beberapa penulis, karena Hera berusaha meniru kelahiran Athena yang luar biasa.

Zeus adalah ayah Hermes, dari hubungannya dengan Plead Maia. Zeus juga menjadi ayah dewa kembar, Apollo dan Artemis, dari hubungannya dengan Titan Leto.

Ada beberapa pendapat mengenai silsilah dewi cinta Afrodit. Beberapa penulis, seperti Homeros dan Apollodoros, mengatakan bahwa Afrodit merupakan putri Zeus dengan dewi Dione. Sementara yang lainnya, seperti Hesiodos, menyebutkan bahwa Afrodit terlahir dari buih lautan yang terbentuk dari alat kelamin Uranus yang terpotong. Pendapat kedua menarik karena berkaitan dengan nama Afrodit, yang berasal dari kata aphros ("buih").

Dionisos adalah satu-satunya dewa Olimpus yang lahir dari manusia, yaitu Semele, putri Kadmos dan Harmonia, (meskipun di kemudian hari dia menjadi seorang dewi dalam mitos Dionisos). Dionisos adalah seorang dewa, yang terlahir dua kali. Menurut mitos tentang Dionisos, Hestia merupakan dewa Olimpus namun dia mundur dan digantikan oleh Dionisos ketika sang dewa muda mulai tinggal di Olimpus. Beberapa penulis menyebutkan bahwa Dionisos merupakan putra Zeus dan Persefone.

Berikut ini adalah dua generasi Dewa Olimpus

Generasi Pertama

  • Zeus
  • Poseidon
  • Hades
  • Hera
  • Demeter
  • Hestia

Generasi Kedua

  • Apollo
  • Hermes
  • Ares
  • Hefaistos
  • Dionisos
  • Athena
  • Artemis
  • Afrodit
Sumber: dari sini
readmore...

Minggu, 31 Maret 2013

Metis

Metis pada lukisan guci

Metis adalah dewi kearifan dan kebijaksanaan. Dia adalah putri Okeanos dan Tethis.

Metis adalah istri pertama Zeus. Zeus meminta Metis untuk memberi Kronos suatu ramuan, yang membuat Kronos memuntahkan semua suadara dan saudari Zeus yang sebelumnya telah ditelan Kronos. Ketika Zeus mengurung ayahnya dan para Titan lainnya di Tartaros, Uranus dan Gaia memperingatkan Zeus bahwa anak kedua Metis adalah seorang laki-laki dan sang putra akan mengalahkan Zeus. Metia yang ketika itu sedang hamil, ditelan oleh Zeus untuk mencegah ramalan itu terjadi. Di kemudian hari, ketika tiba saatnya bagi Metia untuk melahirkan, Zeus merasakan sakit kepala yang amat sangat. Kemungkinan Hefaistos, atau Prometheus, membelah kepala Zeus dengan sebuah kapak. Dari kepala Zeus kemudian terlahir Athena, yang sudah mengenakan baju zirah lengkap.

Athena mewarisi peran Metis sebagai dewi kebijaksanaan dan salah satu julukan Athena adalah Polymetis (kebijaksanaan). Metis terus berada dalam tubuh Zeus namun dia terus memberikan nasehat dan saran bijak kepada Zeus dari dalam tubuh Zeus.

Menurut mitos penciptaan Pelasgos, Metis adalah seorang Titan yang menguasai planet Merkurius bersama Titan Koios.

Sumber: dari sini
readmore...

Stiks

River Styx

Stiks adala dewi-sungai di dunia bawah. Dia adalah seorang Okeanid; putri tertua Okeanos dan Tethis. Dia adalah satu-satunya dewi sungai perempuan di dunia bawah. Dia menikahi Titan Pallas, dan memiliki empat orang anak, yaiut Bia. Kratos, Nike, dan Zelos. Menurut suatu versi, Stiks disebut sebagai ibu Persefone oleh Zeus.

Ketika para dewa Olimpus bertempur melawan para Titan, Stiks mengirim anak-anaknya untuk membantu Zeus. Atas bantuannya, Stiks menjadi dihormati oleh para dewa, setiap sumpah yang diambil demi namanya akan menjadi sumpah yang tak dapat dilanggar.

Sumber: dari sini
readmore...

Asteria

Asteria

Asteria adalah putri Titan Koios dan Foibe. Dia adalah saudari Leto. Asteria menikahi Perses dan menjadi ibu Hekate.

Tidak lama setelah saudaranya dikurung di Tartaros, Zeus jatuh cinta dan ingin memperkosa Ateria. Zeus mengejarnya namun Asteria berhasil berhasil kabur dengan cara terjun dari tebing dan kemudian secara tiba-tiba berubah menjadi burung puyuh.

Beberapa pendapat, Asteria berubah menjadi pulau Delos, yang pada awalnya memang dinamai Asteria atau Ortygia (ortyx bermakna "burung puyuh"). Ketika saudarinya hamil oleh Zeus, Leto dianiaya oleh Hera. Asteria lalu menyediakan tempat berlindung bagi Leto supaya Leto dapat melahirkan anak-anaknya, yaitu Apollo dan Artemis.

Sumber: dari sini
readmore...

Leto

Leto bersama kedua anaknya, Apollo dan Artemis yang baru lahir

Leto adalah putri Tiran Koios dan Foibe. Dia adalah saudari Asteria. Tidak jelas Leto adalah dewi apa, namun dia kemungkinan adalah dewi kesuburan.

Leto diperkosa oleh Zeus dan menjadi ibu dari dua dewa penting di Olimpus, yaitu Apollo dan Artemis.

Dari semua dewi yang menderita akibat rasa cemburu Hera, Leto adalah yang paling tersiksa. Ketika sedang hamil anak Zeus, Leto terus-menerus dianiaya oleh Hera.

Hera melarang bumi untuk memberi tempat bagi Leto untuk melahirkan, akibatnya Leto kebingungan mencari tempat melahirkan. Dia pun terpaksa berjalan tak tentu arah hingga akhirnya tiba di pulau Ortygia, yang menurut cerita merupakan saudari Leto, yakni Asteria, yang telah berubah wujud. Di sana Leto dapat melahirkan karena pulau itu tidak tersambung dengan bumi.

Hera masih belum puas. Dia melarang Eileithyia, dewi kelahiran, membantu proses kelahiran Leto. Akibatnya Leto mengalami penderitaan yang amat sangat ketika sedang melahirkan. Disebutkan bahwa Leto melahirkan Apollo dan Artemis dengan berpegangan pada sebuah pohon zaitun di pulau Ortygia. Sumber lain menyebutkan bahwa Leto melahirkan Artemis terlebih dahulu di Ortygia. Kemudian, Artemis yang masih bayi membantu ibunya melahirkan Apollo di pulau Delos.

Bersama kedua anaknya, Leto datang ke Lykia dan hendak minum di suatu kolam di sana. Namun penduduk Lykia tidak mau Leto minum di kolam mereka. Orang-orang itu kemudian mengaduk-aduk lumpur di dasar kolam sehingga airnya menjadi berlumpur. Leto marah terhadap tindakan mereka. Akibatnya dia mengubah orang-orang itu menjadi kodok, yang harus menghabiskan sisa hidup mereka di air kolam atau sungai.

Leto mengubah penduduk desa menjadi kodok

Apollo dan Artemis sering membantu ibunya ketika dia sedang dilanda masalah. Di Delphi, Leto dikejar-kejar oleh raksasa Titios, yang ingin memperkosanya.

Titios adalah putra Zeus dan Elare, putri Orkhomenos. Untuk menyelamatkan Elare dari kemurkaan Hera, Zeus menyembunyikan Elare di bawah tanah. Pada masa itulah Titios tumbuh dengan sangat cepat.

Leto sedang pergi mengunjungi putranya di Pythos (Delphi), ketika Titios melihatnya dan bernafsu untuk memperkosanya. Titios mengejar Leto hingga anak-anak Leto akhirnya tiba dan membunuh raksasa itu. Titios kemudian dibuang oleh Apollo dan Artemis ke Tartaros. Di sana, hati (Atau jantung) Titios dimakan oleh burung hering selamanya.

Suatu ketika ratu Niobe menyombong bahwa dia lebih hebat daripada Leto karena dia memiliki tujuh pasang anak yang kuat dan cantik, dan dengan demikian lebih banyak daripada anak-anak Letoa. Niobe lalu dengan arogannya melarang rakyat Thebes menyembah Leto dan memerintahkan mereka untuk menyembahnya.

Apollo dan Artemis marah terhadap kesombongan Niobe dan akhirnya membunuh semua anak-anaknya.

Leto sering berburu di hutan, bersama putrinya Artemis, dan kadang-kadang bersama putranya Apollo juga. Leto berburu dengan menggunakan panah.

Sumber: dari sini

readmore...

Pallas

Pallas adalah putra Titan Krios dan Euribia. Dia adalah saudara Perses dan Astraios.

Pallas menikah dengan seorang Stiks, seorang Okeanid. Anak mereka adalah Bia (tenaga), Nike (kejayaan), Kratos (kekuatan), dan Zelos (semangat).

Sumber: dari sini
readmore...

Astraios

Ukiran kepala Astraios

Astraios adalah putra Krios dan Euribia. Dia adalah saudara Perses dan Pallas. Dia menikahi Eos, dewi fajar. Anak-anaknya adalah para dewa angin (Anemoi), yaitu Boreas, Zefiros, dan Notos.

Namanya bermakna "berbintang", dan dia memang ayah bintang-bintang, karena itulah Astraios disebut juga sebagai Titan bintang-bintang.

Sumber: dari sini
readmore...

Perses

Perses adalah putra Titan Krios dan Euribia. Dia dalah saudara Astraios dan Pallas. Dia menikahi Asteria dan menjadi ayah Hekate.

Perses kemungkinan dikurung bersama para Titan lainnya di Tartaros akibat ikut melawan Zeus dan para dewa Olimpus.

Sumber: dari sini
readmore...
Jasa Desain Cover